Indeks

Program Pisang Cavendish Sulsel Serap KUR Rp5,64 Miliar di Empat Kabupaten

Program Pisang Cavendish Sulsel Serap KUR Rp5,64 Miliar di Empat Kabupaten
ilustrasi pisang Cavendish (dok kabarMakassar)

KabarMakassar.com — Sebanyak 25 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) telah terbentuk di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), yang mencakup satu tingkat provinsi serta 24 tingkat kabupaten/kota.

Salah satu program pengembangan ekonomi daerah (PED) yang turut didorong oleh TPAKD yaitu budidaya pisang Cavendish.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch Muchlasin mengungkapkan terdapat lima Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang terbentuk antara LJK, offtaker serta kelompok tani pisang Cavendish.

“Implementasi program PED pisang Cavendish sudah melibatkan dua offtaker yakni PT Cipta Agri Pratama serta Nusantara Segar Abadi, dua bank yaitu BPD Sulselbar dan BRI,” tukas Muchlasin dalam keterangan resminya, Minggu (17/08).

Ia menyebut selain offtaker dan bank yang dilibatkan, terdapat pula tiga perusahaan asuransi dengan nama-nama diantaranya Akrindo, Jamkrindo serta ACA (Parametrik).

“Sejak diluncurkan pada 28 Oktober 2023 telah terealisasi pembiayaan KUR pisang Cavendish mencapai Rp5,64 miliar kepada petani dengan luas lahan sebesar 57,65 ha yang tersebar di empat Kabupaten di Sulsel,” ujarnya.

Realiasi pembayaran KUR oleh BPD hingga Juni 2025 yang tersebar di beberapa kabupaten terdiri atas, Kabupaten Bone dengan luas lahan 36,5 ha dengan jumlah petani terbanyak yakni 38 dengan realisasi pembiayaan tertinggi yaitu Rp3,65 miliar.

Kemudian disusul dengan Kabupaten Pangkep, yang luas lahannya sebesar 10 ha serta jumlah petani yang terdiri dari 11 petani dengan pembiayaan sebesar Rp1 miliar.

“Kabupaten selanjutnya yaitu Pinrang, luasnya mencapai 6 ha begitu pula dengan petaninya yang berjumlah 6 serta realisasi pembiayaan mencapai Rp600.000.000,” terangnya.

Terakhir, untuk Kabupaten Maros dengan luas lahan sebesar 5,15 ha serta jumlah petani sebanyak 8 menerima realisasi pembiayaan sampai dengan Rp391 juta.

error: Content is protected !!
Exit mobile version