kabarbursa.com
kabarbursa.com

IHSG Bangkit ke Level 7.832, Saham Ini Diproyeksikan Lanjutkan Tren Positif

IHSG Dibuka Melemah, Sentimen MSCI dan Geopolitik Tekan Pasar
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (02/09). Pada pukul 10.15 WITA, indeks mencatat kenaikan sebanyak 96,82 poin atau setara dengan menguat sebesar 1,25 persen ke level 7.832.

Dilansir dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat volume perdagangan sebanyak 5,09 miliar saham dengan nilai transaksi tembus Rp2,21 triliun kemudian frekuensi yang terjadi sebanyak 258.408 kali diperjualbelikan.

Tercatat, ada sebanyak 504 saham yang menguat, sementara terdapat 61 saham melemah. Dimana dalam posisi stagnan ada sebanyak 103 saham.

BRI Danareksa Sekuritas mencermati analisis saham hari ini dan menyampaikan bahwa pergerakan IHSG diprediksi terbatas.

Hal itu karena dukungan data ekonomi solid seperti surplus neraca perdagangan 63 bulan beruntun juga inflasi yang turut terkendali.

Lebih lanjut menurut riset BRI Danareksa Sekuritas, saat ini Last Price berada di level 7.736, Support pada 7.570 juga Resistance di 7.800.

Walau IHSG sempat terpeleset dalam zona merah kemarin, masih terdapat sejumlah saham potensial yang dirangkum dari sejumlah broker yang menarik untuk dicermati berpeluang melanjutkan tren saham uptrend pada rekomendasi saham hari ini, diantaranya adalah:

Panin Sekuritas

PANI
EMTK
SRTG

Mirae Asset Sekuritas

BTPS
ERAA
PGEO
RAJA
TAPG
BNLI
IPCC
PRIM

Samuel Sekuritas

BBRI
BMRI
ANTM
MDKA
ASII
BSDE

BRI Danareksa Sekuritas

MDKA
ENRG
HUMI

Phillip Sekuritas

TLKM
INKP

MNC Sekuritas

MBMA
PGEO
RATU
WINS

CGS International Sekuritas

EMTK
BRMS
UNVR
AADI
ARCI
HRTA

Phintraco Sekuritas

BBTN
ICBP
ENRG
RAJA
SMGR

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!