KabarMakassar.com — Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional Kota Makassar mengalami kenaikan dalam sepekan hingga Senin (24/08).
Kenaikan paling tajam tercatat di Pasar Terong, disusul Pasar Pannampu dan Pa’baeng-Baeng.
Berdasarkan data Humas Perumda Pasar Makassar, harga cabai rawit merah di Pasar Terong naik dari Rp35.000 menjadi Rp55.000 per kilogram. Angka tersebut menunjukkan kenaikan Rp20.000 atau sekitar 57,14 persen.
Kenaikan serupa terjadi di Pasar Pannampu. Harga cabai rawit merah bergerak dari Rp40.000 menjadi Rp55.000 per kilogram, atau naik Rp15.000 dengan persentase 37,50 persen.
Sementara di Pasar Pa’baeng-Baeng, harga komoditas yang sama meningkat dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Kenaikannya mencapai 25 persen.
Pergerakan harga juga terlihat di Pasar Niaga Daya. Cabai rawit merah naik dari Rp45.000 menjadi Rp55.000 per kilogram atau 22,22 persen.
Di pasar tersebut, sejumlah komoditas lain turut mengalami kenaikan. Cabai merah keriting naik dari Rp35.000 menjadi Rp43.000 per kilogram atau 22,86 persen.
Harga wortel meningkat dari Rp14.000 menjadi Rp16.000 per kilogram, sedangkan bawang putih naik dari Rp35.000 menjadi Rp37.000 per kilogram. Cabai merah besar juga bergerak dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.
Namun, tidak seluruh komoditas mengalami kenaikan. Harga daging sapi murni di Pasar Niaga Daya justru turun Rp5.000 per kilogram atau sekitar 3,85 persen.
Di Pasar Pa’baeng-Baeng, harga kol juga turun dari Rp8.000 menjadi Rp7.000 per kilogram atau sebesar 12,50 persen.
Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di Pasar Maricaya. Berdasarkan pantauan data Perumda Pasar Makassar, harga komoditas di pasar tersebut relatif stabil tanpa mencatat kenaikan selama periode yang sama.
Data tersebut menunjukkan cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan pergerakan harga paling mencolok di sejumlah pasar tradisional Makassar pada pekan perayaan 17 Agustus hingga 24 Agustus 2026.














