kabarbursa.com
kabarbursa.com

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIM Menyapa Dunia Tanpa Cahaya di SLB-AYAPTI Makassar

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIM Menyapa Dunia Tanpa Cahaya di SLB-AYAPTI Makassar
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIM bersama pengurus dan guru di SLB-AYAPTI Makassar. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Makassar (UIM) menyapa para siswa-siswi di Yayasan Pembinaan Tunanetra Indonesia (YP-TI) SLB-AYAPTI Makassar, Panti Guna YAPTI pada Senin (12/1)

Kunjungan ini dalam rangka pembelajaran fotografi sekaligus belajar langsung bersama teman-teman tunanetra.

Di ruang-ruang belajar sederhana, para mahasiswa menemukan makna baru tentang proses melihat. Fotografi yang selama ini identik dengan visual justru menjadi pintu masuk untuk memahami dunia melalui cara yang berbeda melalui suara, sentuhan, dan kepekaan rasa.

“Kami mengobservasi dan belajar banyak hal di sini. Bukan hanya pengetahuan fotografi, tetapi juga cara pembelajaran dan aktivitas sehari-hari teman-teman tunanetra,” ungkap Ulfa, salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi.

Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh Ketua Yayasan beserta para guru SLB-AYAPTI Makassar.

Suasana keakraban terasa sejak awal, mencairkan jarak antara mahasiswa dan penghuni panti.

Diskusi pun berlangsung terbuka, melibatkan mahasiswa, guru, pimpinan yayasan, serta teman-teman tunanetra yang dengan antusias berbagi cerita tentang keseharian dan proses belajar mereka.

Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UIM, pengalaman ini menjadi pelajaran penting tentang esensi komunikasi.

Mereka menyadari bahwa komunikasi tidak selalu bergantung pada apa yang terlihat, melainkan pada kemampuan mendengar, memahami, dan merasakan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya pulang membawa dokumentasi visual, tetapi juga kesadaran baru bahwa pendidikan dan empati adalah dua hal yang saling menguatkan terutama ketika kamera digunakan bukan sekadar untuk memotret, melainkan untuk menghormati dan memanusiakan.

error: Content is protected !!