KabarMakassar.com — Kepala Bidang Prasarana dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Hajar Aswad, memastikan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar akan dibangun ulang secara total pascakebakaran yang terjadi pada 11 Januari lalu.
Proyek pembangunan ulang tersebut disiapkan dengan skema multiyears 2026–2027 dan total anggaran sebesar Rp30 miliar.
“Bangunan lama tidak memungkinkan untuk direhabilitasi. Struktur sudah tidak layak, sehingga solusinya adalah dibongkar dan dibangun ulang,” kata Hajar Aswad, Jumat (19/12).
Rinciannya, Rp10 miliar dialokasikan pada tahun 2026, sementara Rp20 miliar sisanya dialokasikan pada 2027 untuk penyelesaian konstruksi.
Kantor Disdik Makassar yang berlokasi di Jalan Anggrek Raya, Paropo, Kecamatan Panakkukang, akan ditangani langsung oleh Dinas PU. Seluruh bangunan eksisting bekas kebakaran rencananya akan diratakan sebelum proses konstruksi baru dimulai.
Hajar menjelaskan, tahun 2026 menjadi fase awal pembangunan yang meliputi perencanaan teknis, pengurusan dokumen perizinan, hingga pekerjaan struktur awal. Tahapan perencanaan baru dapat dimulai setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) rampung.
“Perkiraan paling cepat DPA selesai Februari 2026. Setelah itu baru bisa dilakukan tender perencanaan,” ujarnya.
Ia menguraikan, proses tender perencanaan diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga bulan. Jika kontrak perencanaan ditandatangani sekitar Mei 2026, maka penyedia jasa diberi waktu maksimal tiga bulan untuk menuntaskan seluruh dokumen teknis.
“Kalau sesuai jadwal, tender fisik bisa mulai Agustus 2026,” jelas Hajar.
Untuk pekerjaan fisik tahap pertama, pemenang tender ditargetkan sudah ditetapkan pada September atau awal Oktober 2026. Dengan demikian, sisa waktu pengerjaan pada tahun anggaran tersebut hanya sekitar dua bulan hingga akhir tahun.
“Di situ kita lihat bagian struktur mana yang memungkinkan dikerjakan dalam waktu singkat. Sisa pekerjaan akan dilanjutkan pada 2027 karena ini memang proyek multiyears,” tambahnya.
Pembangunan ulang ini diharapkan dapat menghadirkan kantor Disdik yang lebih aman, representatif, dan mendukung pelayanan publik.
“Ini juga sebagai langkah pemerintah kota menjawab persoalan struktural yang ditinggalkan bangunan lama pascakebakaran,” pungkasnya.
Saat ini, Dinas Pendidikan direlokasi ke kantor eks Dinas Kominfo di Jalan AP Pettarani pasca kebakaran.
Relokasi tersebut dirancang untuk menghindari gangguan operasional. Persiapan teknis, termasuk konsolidasi lokasi, sedang dilakukan, sehingga pelayanan Dinas Pendidikan tetap optimal.
