kabarbursa.com
kabarbursa.com

Bernardo Tavares Mundur dari PSM

Eks Pelatih PSM Bernardo Tavares Resmi Gabung Persebaya
Bernardo Tavares (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Perjalanan Bernardo Tavares bersama PSM Makassar resmi berakhir. Pelatih asal Portugal itu mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Instagram pribadi, Rabu (1/10), dengan alasan yang menohok, persoalan gaji yang tak kunjung tuntas.

Dalam unggahannya, Tavares menuliskan kalimat perpisahan dengan penuh haru. Ia mengunggah sejumlah foto, mulai dari momen PSM Makassar menjuarai Liga 1 musim 2022/2023, papan skor kemenangan atas Persija Jakarta, hingga suasana tribun suporter Juku Eja yang memerah.

“Terima kasih Indonesia. Terima kasih Sulawesi, Makassar. Terima kasih PSM Makassar. Dengan penuh kesedihan, saya mengumumkan keberangkatan saya dari PSM Makassar, klub tertua di Indonesia, dengan sejarah hampir 110 tahun,” tulis Tavares.

Lebih lanjut, Tavares menegaskan alasan kepergiannya bukan karena prestasi, melainkan masalah finansial. “Alasannya adalah kurangnya pembayaran gaji, situasi yang saya hadapi selama tiga setengah tahun menjadi pelatih, namun kini menjadi tidak berkelanjutan,” ujarnya.

Padahal, menurut Tavares, ia sempat menaruh kepercayaan penuh kepada manajemen. Pada musim lalu, ia bertemu dengan pihak klub yang meyakinkan adanya stabilitas keuangan dan proyek jangka panjang. Ia bahkan menolak beberapa tawaran dari luar demi bertahan di Makassar.

“Namun kesulitan tetap ada. Sangat sulit mengontrak pemain karena larangan FIFA dan reputasi buruk klub mengenai pembayaran, tetapi meski begitu kami berhasil membangun tim kompetitif,” tambahnya.

Meski diterpa keterbatasan, Tavares berhasil mencatatkan sejarah manis bersama PSM. Ia membawa Juku Eja juara Liga 1 musim 2022/2023, gelar yang dinanti selama 23 tahun. Di level internasional, PSM juga melaju hingga final Piala AFC ASEAN 2022/2023 serta tampil konsisten dalam kompetisi Asia berikutnya.

“Bahkan dengan masalah keuangan yang serius, kehilangan pemain kunci setiap musim, dan bermain dua tahun di luar Sulawesi tanpa stadion di Makassar, bersama-sama kita meraih prestasi bersejarah,” kenangnya.

Dalam pesan perpisahannya, Tavares juga menyampaikan terima kasih kepada eks CEO PSM juga Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang pertama kali merekrutnya pada 2022. Ia tak lupa menyanjung loyalitas staf, dedikasi para pemain, serta dukungan tak tergoyahkan dari suporter.

Keputusan mundur diambil pada jeda internasional FIFA agar klub punya waktu mencari pelatih baru sebelum laga 19 Oktober mendatang.

“Aku pergi dengan rasa sakit, tetapi juga dengan rasa bangga. PSM Makassar akan selalu tetap di hati,” tutupnya.

error: Content is protected !!