KabarMakassar.com – Bupati Jeneponto, Paris Yasir bersama Wabup Islam Iskandar, meninjau ujian Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Pelaksanaan ujian berlangsung selama dua hari, mulai Selasa hingga Rabu, 13 hingga 14 Mei 2025. Sebanyak 1.691 peserta tercatat mengikuti seleksi ini, dengan 1.682 di antaranya mengikuti ujian di Kampus Unismuh Makassar.
Ujian dilaksanakan dalam enam sesi, yang dibagi secara terjadwal untuk mengakomodasi seluruh peserta.
Bupati Paris Yasir hadir sejak pagi hari untuk memantau langsung jalannya sesi pertama ujian. Beliau didampingi oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jeneponto, seperti Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Kepala BKPSDM, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Dukcapil, serta Tim Pengawasan Daerah dan Tim Sekretariat Panitia Seleksi ASN PPPK 2025.
Sementara itu, Wakil Bupati Islam Iskandar melakukan peninjauan pada sesi ketiga dan turut didampingi sejumlah pejabat teknis serta panitia seleksi.
Menurut laporan Panitia Seleksi yang disampaikan oleh Andi Badriah dan Syamsir Lili, pelaksanaan seleksi di hari pertama berjalan dengan lancar.
Pada sesi pertama, dari 273 peserta yang terdaftar, 263 hadir dan 10 tidak hadir. Sesi kedua diikuti oleh 400 peserta dengan 373 orang hadir dan 17 tidak hadir. Sesi ketiga mencatat 385 kehadiran dari total 400 peserta, sementara 15 orang tidak hadir. Dengan demikian, total peserta yang tidak hadir pada hari pertama berjumlah 42 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Paris Yasir mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti ujian dengan semangat, menjunjung tinggi integritas, dan mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun panitia daerah. Ia berharap seluruh proses seleksi berjalan lancar dan menghasilkan calon ASN yang berkualitas.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Islam Iskandar memberikan motivasi kepada peserta agar menjaga kondisi fisik dan mental selama mengikuti seleksi. Ia menekankan pentingnya kesiapan dan kejujuran sebagai kunci dalam menghadapi proses seleksi PPPK.
Pemerintah Kabupaten Jeneponto menaruh harapan besar terhadap hasil dari seleksi ini agar dapat melahirkan aparatur sipil negara yang kompeten, profesional, dan berintegritas, yang nantinya mampu mendukung roda pemerintahan dan pembangunan daerah secara maksimal.













