kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kapolda Sulsel-Pangdam Dirikan Posko Bantuan Korban Tanah Longsor di Latimojong

Kapolda Sulsel-Pangdam Dirikan Posko Bantuan Korban Tanah Longsor di Latimojong
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Andi Rian Djajadi, bersama Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinald Makmun, memberikan dukungan langsung kepada warga terdampak. (Humas Polda Sulsel)

KabarMakassar.com — Respons terhadap bencana tanah longsor di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Andi Rian Djajadi dan Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinald Makmun langsung memberikan dukungan langsung kepada warga yang jadi korban.

Mendarat dengan helikopter AW 169 Polri di Lapangan Desa Pajang, Kecamatan Latimojong, kedua jenderal memberikan bantuan serta dukungan moral kepada warga yang tengah menunggu evakuasi.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian berharap, penyintas tetap tenang dan tidak panik dan semoga pendirian posko bantuan menjadi solusi terbaik buat warga korban bencana.

“Untuk warga tenang saja, jangan panik. Kita akan tetap melakukan suplay bantuan logistik di sini,” jelasnya.

Diketahui, sejumlah pasien baik dari lansia maupun anak-anak menunggu antrian evakuasi pesawat Caracal TNI AU.

“Kami berdua sengaja terbang ke Lapangan Desa Pajang ini untuk melakukan survei lokasi guna mendirikan posko bantuan di Kecamatan Latimojong,” ungkap Andi Rian Selasa (7/5).

Tak hanya itu, dua peleton personel gabungan TNI-Polri akan ditempatkan di sana bersama tenaga kesehatan dan Tagana.

Meski akses darat belum memungkinkan, upaya evakuasi terus dilakukan melalui udara.

“Dua helikopter akan terus dikerahkan untuk mengevakuasi warga terdampak sambil menunggu tambahan helikopter BPBD yang segera tiba,”ucap Irjen Andi Rian.

Sementara itu, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen Bobby menambahkan bahwa ada tugas tambahan bagi personel gabungan, yaitu melakukan pendataan kebutuhan dasar warga berbasis dusun atau desa.

“Ada juga tugas tambahan, mereka akan menyisir dusun-dusun atau desa yang perlu di data, kebutuhannya apa. Sehingga bantuan yang berada di bawah bisa kita langsung serahkan ke mereka,”terangnya.

“Mungkin ada beberapa desa yang belum diakses, dan setelah anggota datang ke sini sudah bisa di akses. Ada 10-an dari kita di sini untuk menenangkan masyarakat,”tambah Mayjen Bobby.

error: Content is protected !!