KabarToraya.com — Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong melakukan kunjungan studi tiru di Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bersama dengan rombongan Pemkab se-Provinsi Sulawesi Selatan dalam percepatan penurunan stunting, Selasa (16/5).
Dedi sapaan akrab Wakil Bupati Toraja Utara mengatakan dipilihnya Sumedang karena beberapa indikator yang berhasil menurunkan angka stunting. Dedi yang merupakan ketua tim percepatan penurunan stunting bersama rombongan diterima di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang.
"Tujuan dari kunjungan tersebut untuk mempelajari terkait Super Apps E-Office sebagaimana SPBE Kabupaten Sumedang menjadi Kabupaten Percontohan. Khususnya, mengenai strategi penanganan Stunting terintegrasi melalui aplikasi e-Simpati," kata Dedi Palimbong.
Ketua Persekutuan Kaum Bapak (PKB) Gereja Toraja ini menambahkan jika kegiatan studi tiru sangat membawa dampak yang baik bagi percepatan penurunan Stunting di Toraja Utara karena Kabupaten Sumedang mempunyai kunci keberhasilan yang sangat bisa diterapkan di Toraja Utara yaitu agama, budaya dan teknologi Informasi dan Komunikasi.
"Sesaat setelah kami tiba di Toraja Utara akan membahas dan melaksanakan hasil bencmarking ini untuk di ATM (Amati Tiru Modifikasi) oleh semua stakeholder terkait dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Toraja Utara, saya juga mengapresisi Pemkab Sumedang atas keberhasilannya menjadi Kabupaten percontohan dalam percepatan penurunan stunting dan berterimakasih atas penerimaan yang sangat ramah dan terbuka dalam sharing dan pembelajaran bagi rombongan," tambahnya.
Dalam studi tiru di Sumedang, hadir Kadinkes Torut Elisabeth, Kapus Sadan, Surianti Todingbua, Sekertariat TPPS Ade Kres Godole dan Yaya Rundupadang.
Asisten 1, Administrasi Umum Pemkab Sumedang Budi Rahman menyampaikan progres dalam mewujudkan Transformasi Digital diawali dari indeks SPBE 2,48 pada tahun 2018 hingga terus meningkat hingga 3,84 pada akhir tahun 2022.
"Progres tersebut dilakukan dengan Mobilisasi, Orkestrasi Lintas Jenjang Pemerintahan dan lintas Stakeholders (Pentahelix)," ujar Budi Rahman.
Dalam pemaparannya, Asisten 1 ini menyampaikan Strategi Penangan Stunting dengan Aplikasi e-Simpati sebagai bank data Stunting Sumedang yang didalamnya tidak hanya sebagai data saja, melainkan dapat menjadi pemberi solusi dalam menangani masalah stunting yang nantinya akan di proses oleh para kader posyandu di seluruh desa sehingga dengan strategi tersebut













