kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Sambut HUT RI ke-78, Warga Desa Ujung Bulu dan PB HPMT Jeneponto Arak Merah Putih ke Puncak Bontolojong

KabarSelatan.id — Sebanyak 78 lembar bendera sang saka merah putih berukuran 2×1 meter di arak ke puncak Agrowisata Bontolojong, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Jeneponto, Sulsel. Selasa, (15/08).

Arak-arakan ini dilakukan warga setelah berhasil menempuh rute sepanjang 6 kilometer dari kaki puncak Agrowisata Bontolojong.

Pelepasan rombongan dilepas langsung oleh Kepala Desa Ujung Bulu Mansyur didampingi WS Koramil Kelara Lettu Inf Burhan bersama Ketua PB HPMT Jeneponto Dedy Arsandi dan Sahabat Bontolojong yang diwakil Ruslan Rabatini dan Mr. Jale Brontak dari kediaman sang Kades.

Usai menempuh perjalanan jauh, bendera merah putih pun mulai dikibarkan warga di lapangan sesuai angka HUT RI ke-78.

Pengibaran bendera merah putih dari ketinggian 1.800 mdpl ini menandai detik-detik menyambut HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia yang bakal dilaksanakan 17 Agustus nanti.

Hebatnya lagi, pengibaran merah putih di atas  ketinggian 1.800 mdpl ini sudah pernah dilakukan warga.

Tercatat, warga saat itu mengibarkan merah putih berukuran 77 meter dengan lebar 3 meter saat penyelenggaraan HUT RI ke-77.

Uniknya lagi, upacara 17 Agustus tahun lalu di pimpin oleh Mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

Kepala Desa Ujung Bulu Mansyur mengatakan, Arak-arakan ini dilakukan warga sebagai simbol memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.

"Sebanyak 78 bendera diarak warga bersama PB HPMT dan Sahabat Bontolojong menuju puncak Agrowisata Bontolojong sebagai tanda detik-detik Hari Kemerdekaan RI ke-78," ucap Mansyur.

Lebih lanjut, Pria berperawakan gondrong ini pun  menjelaskan, kegiatan ini pula dilakukan sebagai wujud menumbuhkan rasa nasionalisme warga terhadap bangsa Indonesia.

"Tentunya, sebagai bangsa Indonesia kita wajib menghargai perjuangan para pejuang-pejuang tanah air yang rela mengorbankan jiwa raganya demi terlepas dari tangan-tangan para penjajah tanah air," jelasnya.

Meski begitu, Mansyur tak menampik jika kondisi kemerdekaan yang dialami ibu Pertiwi saat ini belum sepenuhnya merdeka.

Sebab, Ia menilai saat ini negara Indonesia masih terkekang oleh kepentingan-kepentingan elit tertentu sehingga kemiskinan masih merajalela, kesenjangan sosial masih terjadi, infrastruktur belum memadai

"Oleh karena itu, HUT RI ke-78 ini dapat menandai era baru menuju Negara Indonesia yang merdeka, sesuai dengan Norma-norma Pancasila dan dianut dengan UU Dasar 1945," pungkasnya.

Diketahui, HUT ke-78 RI dengan tema Camping Wisata Merdeka kali ini bakal meriah lantaran pihak panitia yang akan menyelenggarakan berbagai lomba dan pentas seni.

Selain itu, para pengunjung akan dihibur dengan penampilan live konser yang akan dibawakan band ternama di Butta Turatea Acronym dan Natinsyn.

error: Content is protected !!