KabarSelatan.id — Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Binamu, Jeneponto, Sulawesi Selatan berhasil mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah plastik menjadi bahan yang bernilai ekonomi.
Hasilnya, puluhan karya inovasi yang terbuat dari limbah plastik itu mendapat apresiasi dari pemerintah maupun warga.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Binamu, Basri menjelaskan jika hal itu berawal dari keinginan siswa dan guru.
"Tentunya, hasil kolaborasi siswa dan guru dapat menghasilkan karya seni yang bernilai ekonomis,"ucapnya kepada Kabarselatan.id, Selasa, (24/5).
Selain itu, siswa juga diberikan bekal pengembangan skill agar dapat bersaing dimasa mendatang.
"Para siswa dapat berkreasi secara bebas untuk mengembangkan skill mereka dalam berkreasi,"jelas Basri
Pameran kewirausahaan hasil karya inovasi para muridnya dengan tajuk "Melestarikan Limbah Menjadi Sebuah Karya".
Sementara Wabup Jeneponto Paris Yasir yang meresmikan pembukaan pameran itu mengapresiasi acara tersebut.
Lantaran menghasilkan kerajinan tangan yang terbuat dari bahan bekas yang terbuat dari limbah plastik.
"Kegiatan seperti ini dapat mengasah kreativitas siswa, sehingga ini juga dapat menghasilkan ekonomi dari hasil karya seninya, karna itu sudah pasti," katanya.
Tak hanya itu, mantan Ketua DPRD Jeneponto itu bahkan memuji prestasi yang baru saja diraihnya.
"Mudah mudahan Tahun ini mendapatkan Adiwiyata Mandiri, Karna semua itu merupakan kebanggaan bagi Daerah. Berharap juga kepada para orang tua siswa, Alumni, Guru dan Semuanya agar terus semuanya memberikan support dalam menumbuhkan kreativitas siswa," terangnya.
Oleh karena itu, ia pun berharap agar SMPN 2 Binamu itu dimasa mendatang lebih meningkat.
"Tentunya melalui Dinas pendidikan, kami melihat untuk memberikan support, baik dari segi Ide, pembiayaan dan lainya," tutup legislator Nasdem itu
Hal senada diungkapkan Uskar selaku Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto itu turut memberikan apresiasi.
"Ini sangat membahagiakan dan menggembirakan dengan adanya kegiatan pameran ini, kita dapat bertemu dengan siswa dan guru disekolah bahkan kegiatan ini sangat positif," pungkasnya













