KabarMakassar.com — Nursandy Syam, Manajer Strategi dan Operasional Jaringan Suara Indonesia (JSI) memberikan analisisnya terhadap debat perdana Capres-Cawapres 2024 yang digelar oleh KPU RI pada Selasa (12/12) malam.
Menurutnya bahwa debat perdana antar capres semalam menjadi ajang tontonan menarik bagi publik.
Publik bisa menilai langsung seperti apa ide atau gagasan, visi misi dan program-program yang ditawarkan oleh para capres. Bagaimana gestur dan gaya komunikasi capres dalam menyampaikan isi kepalanya.
"Performa masing-masing capres semalam terlihat sangat kontras diantara ketiganya. Anies tampak punya kepercayaan diri yang tinggi dengan wawasan pengetahuan yang dimilikinya,"ujar Nursandy Syam kepada kabarmakassar.com, Kamis (14/12).
Selain itu, kata dia, melihat Prabowo sedikit lebih emosional dalam menanggapi argumentasi kedua pesaingnya.
Ia terkesan krisis argumen dalam menghadapi serangan paslon lain terutama soal HAM dan penegakan hukum.
Sementara Ganjar Pranowo cukup tenang dan tampil tanpa beban dalam mengemukakan pikiran-pikiran dan menanggapi pertanyaan dari capres lain.
"Saya kira debat semalam, akan menjadi evaluasi bagi ketiga kubu capres. Untuk menampilkan performa yang lebih menjanjikan pada debat selanjutnya,"ucapnya.
Sementara itu, sejatinya ada momen panas saat berlangsungnya debat Capres pertama Pemilu 2024. Bertempat di kantor KPU RI yang disiarkan secara live tentunya disaksikan langsung oleh rakyat Indonesia.
Dimana para pendukung dari masing-masing capres-cawapres yang hadir dalam mengawali riuhnya acara debat Capres ketika momen panas adu argumen mulai berlangsung.
Velerina Daniel selaku moderator terus berupaya mengendalikan situasi dengan meminta semua yang hadir untuk tenang.
"Semua harap tenang, acara akan kita lanjutkan,"kata Velerina setiap kali terjadi riuh dari para pendukung yang hadir.
Situasi begitu riuh inilah yang dipicu oleh beberapa momen panas adu argumen antara ketiga Calon Presiden, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.
Dimana setidaknya ada 4 momen adu argumen yang dianggap "panas" saat debat Capres Pemilu 2024 pertama yang dirangkum KabarMakassar.com dari kanal YouTube KPU RI pada Selasa (12/12).













