KabarMakassar.com — Darul (18) pengendara yang nekat menerobos iring-iringan kendaraan Presiden Joko Widodo saat melintas di Jalan Gunung Bawakaraeng berhasil ditangkap polisi.
Insiden itu terjadi setelah Presiden Joko Widodo meninjau Pasar Terong Makassar pada Rabu (29/3) kemarin.
Peristiwa itu pun terekam kamera warga hingga video berdurasi 26 detik tersebut viral di sosial media.
Berbekal video tersebut, tim Resmob Polda Sulsel bersama Anggota Polrestabes Makassar langsung bergerak cepat mencari keberadaan pelaku.
"Darul ditangkap di Jalan Batua Raya 5, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukkang, Makassar," kata Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara dalam keterangannya, Kamis (30/3).
Selain Darul, Polisi juga berhasil mengamankan dua rekannya.
"Muh. Haikal (25) bersama Muhammad Fikri alias Boho. Keduanya merupakan warga asal Jalan Baronang, Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar, Kota Makassar," sambungnya.
Kompol Dharma Negara menjelaskan bahwa penangkapan tersebut bermula ketika pihaknya berhasil memperoleh informasi dari kedua rekan pelaku yang sudah diamankan terlebih dahulu.
Hingga akhirnya polisi berhasil menangkap Darul di lokasi persembunyiannya. Setelah itu, mereka digiring ke Polrestabes Makassar untuk dimintai keterangan.
Kepada polisi, Darul mengaku telah memotong laju konvoi Presiden RI menggunakan Sepeda Motor merk Mio Sporty Racing.
Semetara itu, Boho pemilik kendaraan tersebut mengaku telah meminjamkan kendaraan miliknya kepada Darul. Setelah itu, Darul mengembalikkan motornya dan mengantar pelaku ke Jalan Batua Raya.
Sedangkan Haikal juga mengaku meminjamkan sepeda motornya kepada pelaku untuk digunakan menghilangkan barang bukti yang digunakan pelaku dalam aksi nekadnya dengan mempreteli Kap, Mesin, Ban, Knalpot, dan Rangka.
Untuk barang buktinya sendiri, Polisi berhasil mengamankan satu unit Sepeda motor merk Mio sporty warna hitam racing," pungkas Kompol Dharma Negara.














