KabarMakassar.com — Pelonggaran kebijakan penggunaan masker di luar ruangan di Kota Makassar masih belum diterapkan.
Hal tersebut dikarenakan belum adanya surat edaran resmi Walikota Makassar tentang pelonggaran kebijakan penggunaan masker di luar ruangan.
Diketahui Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker diluar ruangan pada Selasa (17/05) kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah menjelaskan tren kasus penyebaran Covid-19 saat ini telah melandai dan diperkirakan hanya terdapat kurang lebih 10 kasus dalam seminggu.
Selain itu pihaknya juga menyebut positivity rate kasus covid-19 di Kota Makassar sudah dibawah angka nasional.
"Yang pasti tren kasus kita itu kurang lebih 10 dalam seminggu dan positivity rate-nya juga sudah dibawah angka nasional. Kasus kita terus melandai atau turun terus yah," ungkapnya, Rabu (18/5).
Meski begitu, pelonggaran kebijakan penggunaan masker di luar ruangan dalam wilayah Kota Makassar belum bisa diterapkan dan menunggu hasil keputusan dan edaran Walikota Makassar.
"Kita masih menunggu surat edaran pak wali yah, yang pasti kasus kita sudah melandai," sambungnya.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Ridwan Amiruddin menjelaskan, pelonggaran kebijakan penggunaan masker di luar ruangan dalam wilayah Makassar maupun Sulsel bisa saja diterapkan apabila dengan kondisi pertumbuhan kasus yang sangat rendah.
"Dengan kondisi pertumbuhan kasus yang sangat rendah, kebijakan itu bisa saja dijalankan," ungkapnya.
Meski begitu, pelonggaran kebijakan penggunaan masker tidak diperuntukkan bagi penderita komorbid, lanjut usia (lansia) dan kelompok beresiko tinggi.
"Kecuali untuk mereka yang memiliki komorbid, lansia, atau merupakan kelompok risiko tinggi," pungkasnya.
Diketahui saat ini berdasarkan data Kemenkes RI, hingga Rabu (18/5) jumlah infeksi Covid-19 di Kota Makassar telah mencapai 65.177 kasus, 63.074 dinyatakan sembuh dan 1.103 orang meninggal.
Kendati begitu, kasus positif aktif (masih sakit) saat ini tidak ada atau nol positif aktif.













