KabarMakassar.com — Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah SPBU yang dilalui dari Sungguminasa Kabupaten Gowa menuju Kota Makassar.
Keluhan tersebut disampaikan Jamal, yang mengaku harus berpindah-pindah SPBU untuk mencari Pertalite bagi mobilnya.
Dalam perjalanan dari Gowa menuju Makassar, ia menyebut telah mendatangi sedikitnya enam SPBU, namun tidak mendapatkan BBM yang dicari.
“Saya cari Pertalite untuk mobil sampai ke SPBU Gunung Sari dari Gowa. Sudah lewat lima SPBU, katanya habis untuk mobil,” katanya, Selasa (08/09).
“Di Gowa SPBU jalan poros Malino Sungguminasa, SPBU dekat polres tidak ada jadi terus ke Makassar,” tambahnya.
Kondisi serupa juga ditemuinya di kawasan Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Antrean kendaraan disebut mengular hingga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Jamal memilih tidak ikut mengantre lantaran kondisi antrean sudah menyebabkan kemacetan.
“Di SPBU Sultan Alauddin antreannya panjang sampai menyebabkan kemacetan. Makanya saya tidak ikut antre karena sudah macet,” ujarnya.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju SPBU Gunung Sari. Di lokasi tersebut, Jamal kembali harus menghadapi antrean kendaraan yang cukup panjang.
Ia mengaku telah menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk mengantre. Namun, setelah menunggu, Pertalite disebut habis.
“Di SPBU Gunung Sari pun saya harus mengantre sampai 30 menit, itupun habis padahal sudah giliranku,” tuturnya.
Tak mendapatkan Pertalite di sejumlah SPBU sebelumnya, Nazra akhirnya kembali mencari ke lokasi lain. SPBU di kawasan Ratulangi menjadi lokasi ketujuh yang didatanginya.
“Kita cari di tempat yang lain, di SPBU ke-7 di Ratulangi,” katanya.
Keluhan tersebut menggambarkan kondisi sulitnya warga mendapatkan Pertalite di sejumlah titik SPBU yang dilalui, sekaligus panjangnya antrean kendaraan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.













