kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Akses Listrik Resmi Menyasar Pelosok Enrekang lewat Program Lisdes ESDM, Pemkab Beri Apresiasi

Akses Listrik Resmi Menyasar Pelosok Enrekang lewat Program Lisdes ESDM, Pemkab Beri Apresiasi
Program Lisdes ESDM (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Harapan warga di kawasan pelosok dan pegunungan Kabupaten Enrekang untuk menikmati pemerataan energi listrik kini kian nyata. Melalui program Listrik Masuk Desa (Lisdes) dari Kementerian ESDM, sejumlah wilayah yang belum tersentuh jaringan utama PLN mulai dijangkau secara bertahap.

Langkah ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro. Saat bertandang ke Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lakawan di Kecamatan Anggeraja baru-baru ini, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras jajaran PLN ULP Lakawan dalam memperjuangkan pengadaan infrastruktur kelistrikan di wilayahnya.

“Terima kasih atas bantuannya. Berkat upaya PLN Lakawan, Lisdes untuk Kabupaten Enrekang bisa terealisasi. Kami berharap bantuan kelistrikan ini bisa terus bertambah ke depannya,” tutur Andi Iwan saat bertemu Manajer PLN ULP Lakawan, Muhammad Irsan.

Muhammad Irsan menerangkan bahwa program Lisdes hadir sebagai solusi atas besarnya alokasi investasi yang dibutuhkan untuk membangun jaringan di wilayah terpencil, terutama dengan kondisi geografis Enrekang yang didominasi pegunungan. Melalui program ini, fokus utama dialokasikan pada pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) bagi potensi pelanggan rumah tangga di pelosok.

“PLN ULP Lakawan telah memetakan serta mensurvei kebutuhan infrastruktur, seperti jumlah tiang dan lokasi prioritas—termasuk wilayah Manggugu yang diusulkan Pak Wabup,” jelas Irsan.

Secara keseluruhan, terdapat sembilan lokasi usulan di wilayah kerja PLN ULP Lakawan. Untuk tahap ketiga, Kementerian ESDM telah menyetujui tiga lokasi yaitu Desa Baraka (Kec. Baraka), Desa Sumbang (Kec. Curio), dan Desa Tampo (Kec. Anggeraja) dengan potensi 45 pelanggan rumah tangga. Sementara enam lokasi lainnya masih dalam proses pengusulan ke Kementerian ESDM melalui PLN Pusat.

Agar pengerjaan berjalan optimal, pihak PLN mengharapkan sinergi Pemkab dan warga setempat, khususnya terkait akses mobilisasi material, izin pemancangan tiang, serta perabasan pohon di jalur jaringan. Masuknya aliran listrik ini diyakini tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik masyarakat di wilayah terpencil Enrekang.