kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Supratman Minta PLN Segera Atasi Pemadaman Bergilir: Wargai Mulai Resah

Supratman Minta PLN Segera Atasi Pemadaman Bergilir: Wargai Mulai Resah
Ketua DPRD Makassar, Supratman, (Dok: Sinta KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah di Kota Makassar terus menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.

Diketahui, pemadaman bergilir sudah terjadi sejak Senin (31/08) lalu pada pukul 09.00 WITA hingga Rabu (02/09).

Kondisi tersebut dinilai mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, mengatakan pihaknya memahami keluhan warga yang terdampak pemadaman listrik. DPRD, kata dia, akan menampung berbagai aspirasi masyarakat terkait persoalan tersebut.

“Kami sangat memahami keresahan yang terjadi di tengah masyarakat. Sebagai wakil rakyat, pastinya kami akan menampung seluruh keluhan dari masyarakat,” ujar Supratman, Rabu (02/09).

Menurutnya, persoalan pemadaman listrik tidak dapat dilepaskan dari kondisi pasokan listrik di Sulawesi Selatan. Ia menduga keterbatasan kapasitas pembangkit menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pemadaman harus dilakukan secara bergilir.

“Pemadaman bergilir ini tentu tidak mungkin dilakukan jika kapasitas listrik kita mencukupi untuk memenuhi kebutuhan. Untuk apa listrik dibatasi jika pasokannya cukup?” katanya.

Supratman menyebut kondisi di sejumlah pembangkit, termasuk Bakaru dan Jeneponto, perlu menjadi perhatian. Ia menduga berkurangnya debit air di Bakaru maupun kendala teknis di Jeneponto dapat memengaruhi pasokan listrik.

“Pemadaman ini kemungkinan terjadi karena debit air yang berkurang di Bakaru, atau kendala teknis lainnya di Jeneponto,” jelasnya.

Meski demikian, Supratman tidak ingin berspekulasi lebih jauh mengenai penyebab pemadaman tersebut. Ia meminta informasi teknis terkait kondisi kelistrikan di Sulsel dikonfirmasi langsung kepada PLN.

“Nanti teman-teman media bisa mempertanyakan lebih rinci mengenai kondisi tersebut langsung kepada pihak PLN,” tukasnya.