KabarMakassar.com — Puluhan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Toraja Utara mengikuti pelatihan safety riding dan safety driving sebagai upaya meningkatkan keselamatan dalam pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelatihan berlangsung di Aula Mapolres Toraja Utara, Sabtu (22/8/2026), dengan melibatkan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Toraja Utara.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan mendapatkan pembekalan mengenai keterampilan mengemudi, etika berlalu lintas, kesadaran keselamatan berkendara, kelengkapan administrasi kendaraan hingga pentingnya memastikan kondisi armada tetap prima sebelum digunakan untuk mendistribusikan makanan.
Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan memberikan pemahaman keselamatan berkendara kepada relawan sekaligus memastikan proses distribusi MBG dapat berjalan aman dan tanpa hambatan di jalan.
Selain keselamatan berkendara, Yoseph meminta para kepala SPPG memberikan perhatian terhadap seluruh proses pengelolaan makanan, mulai dari pengolahan, pengemasan, pendistribusian hingga pembersihan peralatan masak dan pengelolaan limbah.
Seluruh tahapan tersebut, kata dia, harus dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan pangan.
” Untuk Kepala SPPG mohon menjadi perhatian dan tolong di laksanakan supaya berjalan lancar proses pendistribusian, pemanfaatan MBG ini dapat benar benar berjalan dengan baik”, tutur AKBP Yoseph.
Kasat Lantas Polres Toraja Utara AKP Muhammad Nasrum Sujana juga mengingatkan para pengemudi armada SPPG agar selalu mengutamakan keselamatan ketika mendistribusikan makanan kepada penerima manfaat.
Menurutnya, pelatihan dan pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya berkendara yang aman, tertib dan beretika di jalan raya.
“jadi kita ini selalu mensosialisasikan bagaimana kita bisa selamat dalam berkendara, untuk relawan SPPG dalam pengantaran makanan bisa selamat dan aman sampai tujuan, dan mengajak para relawan SPPG untuk mewujudkan berkendara aman dan beretika di jalan’, kata AKP Muh. Nasrum.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Toraja Utara, Juwita Cantika Sari, mengatakan pelatihan tersebut diinisiasi sebagai langkah pencegahan menyusul adanya sejumlah informasi mengenai pengemudi SPPG yang berkendara secara tidak aman hingga mengalami kecelakaan.
” Kami menginisiasi bersama polres Toraja Utara melakukan pertemuan ini agar hal hal yang tidak diinginkan bisa kita cegah dari awal, dan mengedukasi mereka untuk berkendara dengan aman dan selamat sampai tujuan”, ungkap Juwita.
Tidak hanya pengemudi, para helper SPPG juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya kerja sama tim selama berada di dalam kendaraan operasional.
Pelatihan turut menekankan cara menjaga kualitas makanan selama proses distribusi agar tetap higienis dan aman dikonsumsi. Pengemudi diminta menghindari guncangan berlebihan yang berpotensi merusak kemasan maupun sajian makanan sebelum sampai kepada penerima manfaat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan simulasi dan praktik lapangan di Lapangan Polres Toraja Utara.
Petugas melakukan pemeriksaan fisik armada melalui pre-trip inspection, dilanjutkan uji praktik etika dan keterampilan berkendara terhadap para pengemudi untuk memastikan kesiapan operasional dalam mendistribusikan MBG.














