KabarMakassar.com — Sebanyak 13 pasangan suami istri di Kabupaten Tana Toraja mengikuti pencatatan perkawinan sipil bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan To’Bo’ne, Kecamatan Makale, Senin (17/8/2026).
Menariknya, peserta pencatatan sipil tersebut bukan hanya pasangan muda. Sebagian di antaranya telah menjalani kehidupan rumah tangga selama puluhan tahun dan bahkan telah memiliki anak hingga cucu.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Tana Toraja, Andarias Saranga’, mengatakan setelah proses pencatatan selesai, pasangan langsung memperoleh dokumen kependudukan yang telah diperbarui.
“Rata rata yang sudah mempunyai anak bahkan cucu, kita langsung berikan akta catatan sipil, kartu keluarga(KK)baru, dan juga kartu tanda penduduk(KTP) barunya”, terang Andarias.
Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan dipilih agar pencatatan perkawinan tersebut menjadi peristiwa yang dapat dikenang oleh para pasangan setiap tahunnya.
Salah satu pasangan berinisial BR dan YK asal Kecamatan Bittuang mengaku telah membangun rumah tangga melalui pernikahan adat selama kurang lebih 38 tahun.
Setelah puluhan tahun menjalani kehidupan bersama, keduanya akhirnya memperoleh pencatatan perkawinan secara administrasi negara melalui program yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dukcapil.
Pasangan tersebut mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pencatatan sipil secara serentak bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 RI.
“Terima kasih kepada pemerintah daerah khususnya kepada Bupati Tana Toraja semoga kita tetap sehat, semngat dan sukses selalu”, ujarnya.
Selain pencatatan perkawinan sipil, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja juga mengisi rangkaian peringatan HUT ke-81 RI dengan sejumlah kegiatan.
Salah satunya penyerahan secara simbolis Kartu Kredit Pintar kepada Sekretaris Daerah Tana Toraja Rudi Andilolo dan sejumlah kepala dinas.
Berbagai perlombaan rakyat turut digelar, mulai dari panjat pinang, lari karung, joget balon hingga permainan domino yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat setempat.
Warga terlihat antusias mengikuti rangkaian perlombaan yang disiapkan pemerintah daerah untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.













