kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Sapi Asal Maros Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden

Sapi Asal Maros Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden
Sapi Kurban Presiden. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Peternak lokal di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan merupakan pemilik sapi jenis simental bernama Rembo Pamungkas.

Istimewanya, sapi tersebut terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Sapi berusia lima tahun tersebut memiliki bobot mencapai 952 kilogram dan dibeli dengan harga Rp95 juta.

Hewan kurban itu akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah pegunungan Kecamatan Camba, Kabupaten Maros.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan sapi milik peternak bernama Rudiansyah tersebut telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan dan dinyatakan memenuhi standar hewan kurban kepresidenan.

“Sesuai peninjauan dari tim Sekretariat Kementerian Pertanian, sapi yang dikurbankan oleh Bapak Presiden memenuhi standar,” ujar Chaidir Syam, Sabtu (23/05).

Ia menyebut jika bobotnya sekitar 952 kilogram dan harganya Rp95 juta.

Menurut Chaidir, daging kurban dari sapi tersebut nantinya akan diprioritaskan untuk masyarakat kurang mampu di wilayah pegunungan Kecamatan Camba, tepatnya di Kelurahan Cempaniga.

Pemilik sapi, Rudiansyah, mengaku bangga dan tidak menyangka hewan ternak yang telah dirawatnya selama kurang lebih lima tahun itu dipilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

Ia menuturkan, selama ini Rembo Pamungkas dirawat dengan pakan sederhana berupa rumput dan comboran hingga mencapai bobot hampir satu ton.

“Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada Bapak Presiden karena sudah memilih hewan ternak kami. Tidak sangka ternyata dibeli sama Presiden,” kata Rudiansyah.

Terpilihnya sapi asal Maros sebagai hewan kurban Presiden tidak hanya menjadi kebanggaan bagi peternak lokal, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian peternak daerah serta mendorong pengembangan sektor peternakan di Sulawesi Selatan (Sulsel).

error: Content is protected !!