kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Hari Pertama Bertugas, Pimpinan Baru BAZNAS Makassar Tinjau Sistem Zakat

Hari Pertama Bertugas, Pimpinan Baru BAZNAS Makassar Tinjau Sistem Zakat
Suasana Hari Pertama Pimpinan BAZNAS kota Makassar saat Bertugas, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pimpinan baru Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2031 mulai melakukan evaluasi terhadap sistem pengumpulan dan penyaluran zakat dengan meninjau langsung seluruh unit pelayanan di kantor BAZNAS Makassar, Selasa (07/07).

Diketahui, Pimpinan Baru BAZNAS kota Makassar dilantik langsung oleh Wali kota Makassar di Rujab Walikota pada Senin (06/07).

Peninjauan yang dipimpin Ketua BAZNAS Makassar, Dr. Usman Sofyan, menjadi langkah awal untuk memetakan efektivitas tata kelola lembaga setelah pelantikan pimpinan baru oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran pimpinan mendatangi ruang administrasi, layanan pengumpulan zakat, hingga bagian pendistribusian. Mereka berdialog dengan pegawai mengenai mekanisme pelayanan kepada muzakki, sistem payroll, peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta proses penyaluran zakat kepada mustahik.

Usman Sofyan mengatakan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan lebih cepat, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang menunaikan zakat.

“Yang kami lihat bukan hanya kondisi kantor, tetapi bagaimana sistem pengumpulan dan penyaluran zakat bisa semakin efektif. Muzakki harus merasa mudah dan nyaman, sementara mustahik harus memperoleh pelayanan yang cepat, tepat sasaran, dan akuntabel,” ujar Usman.

Menurutnya, BAZNAS Makassar juga akan memperkuat pola jemput bola dalam pengumpulan zakat serta mengoptimalkan sinergi dengan UPZ agar potensi zakat di Kota Makassar dapat tergarap lebih maksimal.

“Kami ingin BAZNAS menjadi lembaga yang semakin profesional, responsif, dan transparan. Kantor ini harus menjadi rumah yang hangat bagi para mustahik sekaligus tempat yang memberikan kepercayaan penuh kepada para muzakki,” katanya.

Selain meninjau fasilitas kerja, pimpinan baru juga menyerap berbagai masukan dari pegawai sebagai bahan penyempurnaan sistem kerja dan pelayanan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola zakat yang lebih modern serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat di Kota Makassar.

error: Content is protected !!