KabarMakassar.com — Bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Pinrang beserta seluruh Kantor ULP melaksanakan aksi serentak bertajuk PLN Eco Rangers: Zero Waste Warrior, Jumat (05/06).
Kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, namun mencakup langkah konkret mulai dari Aksi Jumat Bersih, penanaman pohon serentak, hingga decluttering area kerja untuk menciptakan lingkungan yang lebih produktif dan sehat. Selain itu, dilakukan sosialisasi pengelolaan sampah guna meningkatkan kesadaran pegawai dalam meminimalisir limbah plastik.
“Kami berkomitmen bahwa menjaga bumi dimulai dari lingkungan kerja sendiri. Melalui gerakan tanpa plastik sekali pakai (wajib bawa tumbler), PLN ingin menjadi pelopor perubahan berkelanjutan,” ujar Manager PLN UP3 Pinrang.
Dari aksi bersih-bersih dan tantangan decluttering tersebut, seluruh elemen pegawai berhasil mengumpulkan total 651,07 kilogram sampah yang langsung dipilah berdasarkan kategorinya. Volume terbesar didominasi oleh sampah kertas yang mencapai 279,98 kilogram, disusul oleh sampah plastik seberat 116,65 kilogram.
Selain itu, berhasil dikumpulkan pula sampah campuran berupa daun dan kayu sebanyak 106,12 kilogram, sampah elektronik seberat 82,48 kilogram, serta kardus bekas sebesar 65,84 kilogram. Seluruh sampah yang telah ditimbang ini selanjutnya disalurkan ke sistem pengelolaan lanjutan agar dapat didaur ulang secara bijak.
Dalam kesempatan itu juga Bank Sampah Induk Peduli Pinrang bersama PLN UP3 dan seluruh ULP PLN, melaksanakan kegiatan pemilahan sampah serta penandatanganan kerja sama sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari para pegawai. Salah satu staf PLN UP3 Pinrang mengungkapkan bahwa agenda ini memberikan perspektif baru mengenai kebersihan meja kerja.
“Kegiatan decluttering ini sangat bermanfaat. Selain meja kerja jadi lebih rapi dan nyaman, kami juga jadi lebih paham mana barang yang masih bisa didaur ulang. Ditambah lagi dengan kewajiban membawa tumbler, perlahan-lahan kebiasaan mengurangi sampah plastik ini menjadi gaya hidup baru bagi kami di kantor,” ujar salah satu perwakilan pegawai di sela-sela kegiatan.
Dengan adanya tantangan decluttering berhadiah merchandise spesial, antusiasme pegawai terlihat meningkat dalam menata kembali ruang kerja mereka agar selaras dengan prinsip manajemen lingkungan yang baik.














