KabarMakassar.com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Takalar mengungkap kasus pembuat busur yang terkena anak panah miliknya sendiri.
Sebelumnya, polisi menerima informasi mengenai seorang pemuda yang harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle. Pemuda tersebut membutuhkan perawatan medis intensif akibat tertancap anak panah atau mata busur besi.
Korban diketahui bernama Edo, warga asal Masamba yang kini bermukim di Takalar dan sehari-harinya bekerja di salah satu lapak jualan makanan siap saji. Edo mengalami luka tertancap mata busur di bagian pangkal paha sebelah kiri. Ironisnya, pelaku yang melepaskan anak panah tersebut tidak lain adalah temannya sendiri.
Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Haryanto, membenarkan adanya insiden yang menimpa pemuda tersebut.
“Benar ada (kejadian itu), dan saat ini korban sementara dirawat di RS Padjonga Daeng Ngalle,” kata Iptu Haryanto saat dikonfirmasi, Jumat (12/6)
Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lokasi, polisi turut mengamankan dua rekan korban, yaitu Fais dan seorang pemuda berinisial ON yang berada di tempat kejadian saat insiden terjadi.
Dari pemeriksaan tersebut, polisi menemukan fakta mengejutkan bahwa korban sendiri merupakan pemilik sekaligus pembuat senjata tajam tersebut.
“Benar ada, tetapi yang punya busur itu korban sendiri dan dia juga yang membuat busurnya. Yang pattekki (mengarahkan dan melepaskan anak panah) adalah temannya sendiri saat mereka sedang bermain-main. Jadi ini senjata makan tuan,” jelas Iptu Haryanto.
Meski peristiwa ini telah ditangani oleh unit Resmob dan Satreskrim Polres Takalar dengan mengamankan pelaku serta barang bukti, pihak kepolisian mengaku masih menunggu proses lebih lanjut.
“Dan sampai saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke polisi,” pungkasnya.














