KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (9/6).
Walau tekanan terhadap rupiah mulai lebih terbatas apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Berdasarkan data Refinitiv, rupiah pada pukul 10.07 WITA berada di posisi Rp18.160 per dolar AS, menguat sebanyak 0,06 persen jika dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp18.170 per dolar AS.
Tercatat, sepanjang awal perdagangan, rupiah sempat bergerak pada rentang Rp18.150 hingga Rp18.160 per dolar AS.
Saat ini pelemahan rupiah terjadi di tengah posisi dolar AS yang masih terbilang kuat usai beberapa waktu lalu mendapat dukungan berkat data ekonomi AS yang solid serta eskalasi permintaan aset safe haven.
Hal itu disebabkan karena ketidakpastian geopolitik global. Akan tetapi, tekanan atas rupiah tak sebesar sesi sebelumnya.
Diketahui, sentimen domestik turut membaik usai terdapat sinyal penguatan koordinasi fiskal serta moneter pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas pasar keuangan.
Pasar masih mencermati perkembangan geopolitik global. IHSG yang menguat juga menunjukkan kembali masuknya minat risiko investor ke aset domestik.














