KabarMakassar.com — Kasus tewasnya seorang wanita lanjut usia (lansia) secara tragis di dalam rumahnya menggegerkan warga Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Guna mengungkap tabir di balik peristiwa tersebut, Tim Dokpol DVI Biddokkes Polda Sulsel diterjunkan langsung untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Jumat (29/05) malam sekitar pukul 21.00 WITA.
Proses olah TKP di Dusun Je’ne, Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar ini mendapat pengawalan ketat dari personel Polres Takalar. Petugas memasang garis polisi (police line) di sekeliling rumah korban untuk menjaga keaslian lokasi kejadian selama proses pengumpulan bukti-bukti dan penyisiran area dalam maupun luar rumah.
Meskipun dilaksanakan pada malam hari, proses olah TKP tersebut tetap ramai disaksikan oleh masyarakat setempat yang penasaran, dengan tetap tertib berada di luar garis pembatas polisi.
Kepala Desa Laguruda, Jufri, membenarkan adanya aktivitas kepolisian di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa korban yang meninggal secara tidak wajar tersebut diidentifikasi bernama Paleng (56).
“Korban Paleng tersebut yang saya ketahui sudah menetap tiga tahun lebih dan tinggal bersama ibunya,” ujar Jufri saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Menurut Jufri, keseharian korban dikenal baik oleh para tetangga. Korban merupakan seorang ibu rumah tangga yang suaminya sudah lama meninggal dunia. Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, korban disinyalir kehilangan sejumlah harta benda berupa emas yang diduga dibawa kabur oleh pelaku.
Secara terpisah, Kapolsek Mappakasunggu, Iptu Sumarwan, membenarkan terjadinya peristiwa maut tersebut. Mantan KBO Reskrim Polres Takalar ini mengungkapkan bahwa dugaan sementara mengarah pada aksi perampokan atau tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas).
“Dapat kami sampaikan bahwa ada dugaan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tegas Iptu Sumarwan, Sabtu (30/05).
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan guna memburu pelaku di balik aksi keji yang merenggut nyawa lansia tersebut.















