KabarMakassar.com — Porsi penyaluran kredit sektor UMKM terhadap total kredit di Sulawesi Selatan (Sulsel) yaitu sebesar 36,17 persen atau mencapai Rp61,80 triliun, nilai ini tumbuh sebesar 0,33 persen (yoy) pada posisi Maret 2026.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Moch Muchlasin, mengatakan, jika kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor UMKM masih menjadi salah satu fokus utama.
“Dalam penyaluran kredit perbankan sebagai penggerak ekonomi daerah, penyerap tenaga kerja, serta penopang aktivitas usaha masyarakat,” terangnya, dikutip Selasa (26/05).
Meskipun pertumbuhannya relatif moderat, penyaluran kredit UMKM tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi dan tantangan usaha yang dihadapi pelaku UMKM.
“Berdasarkan skala usaha, penyaluran kredit UMKM di Sulawesi Selatan masih didominasi oleh segmen usaha mikro dengan pangsa sebesar 56,88 persen, disusul usaha kecil sebesar 28,41 persen dan usaha menengah sebesar 14,71 persen,” jelasnya.
Dominasi kredit pada segmen mikro mengindikasikan tingginya kebutuhan pembiayaan bagi pelaku usaha skala kecil yang memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat.
Sebagai informasi, secara keseluruhan, kredit UMKM telah disalurkan kepada 904.255 debitur.













