KabarMakassar.com — Langkah nyata dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros demi penghematan energi nasional.
Kebijakan yang diterapkan salah satunya adalah Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN).
Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, menyampaikan, selain WFH, ASN juga didorong beralih ke transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Pakai alternatif transportasi efisien dan ramah lingkungan seperti transportasi umum, kendaraan listrik, atau sepeda,” jelasnya, Senin (20/04).
Bukan hanya itu, pelaksanaan rapat, bimbingan teknis, serta kegiatan lainnya diprioritaskan dilakukan secara daring.
“Kemudian kita juga mengoptimalkan layanan pemerintah berbasis digital,” terangnya.
Ia menyebutkan, langkah penghematan juga dilakukan melalui pengendalian penggunaan energi. Pemakaian alat elektronik seperti pendingin ruangan dan perangkat listrik lainnya diminimalkan.
Ketika WFH, aliran listrik di lantai dua Kantor Bupati Maros dipadamkan agar aktivitas terpusat di lantai satu.Lebih lanjut, penghematan paling signifikan dilakukan melalui pemangkasan anggaran perjalanan dinas.
“Anggaran perjalanan dinas pada 2025 sebesar Rp17.925.787.000. Sementara pada 2026 turun menjadi Rp15.714.760.000,” jelasnya.
Terjadi pengurangan anggaran perjalanan dinas karena anggaran berkurang. Ia menegaskan, pengurangan tersebut tidak akan mengganggu kinerja organisasi perangkat daerah.














