kabarbursa.com
kabarbursa.com

Rupiah Menguat 0,24 Persen di Tengah Pelemahan Dolar AS

Rupiah Menguat 0,24 Persen di Tengah Pelemahan Dolar AS
Ilustrasi rupiah (Dok: Int)

KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah terpantau menguat atas dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis (05/03).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan kenaikan 0,24 persen atau terapresiasi ke level Rp16.840 per dolar Amerika Serikat.

Hal tersebut, membalikkan posisi rupiah pada penutupan perdagangan lalu, Rabu (04/03), saat rupiah ada di zona merah dengan penurunan 0,18 persen ke posisi Rp16.880 per dolar Amerika Serikat.

Sedangkan, indeks dolar Amerika Serikat (DXY) pada pukul 10.00 WITA tercatat mengalami pelemahan sebesar 0,09 persen ke level 98,693.

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini, diprediksi dipengaruhi oleh dinamika dolar Amerika Serikat.

Tercatat, dolar Amerika Serikat tertahan usai reli kuat sebelumnya, seiring pelaku pasar yang berasumsi bahwa konflik global tidak bakal berlangsung selama yang dikhawatirkan.

Saat ini, pelaku pasar turut merespons sentimen yang muncul tentang sinyal keterbukaan pembicaraan dalam mengakhiri konflik, walau kemudian dibantah oleh Teheran.

Ini mencerminkan, sentimen pasar yang masih rapuh, akan tetapi cukup dalam memberi ruang koreksi pada dolar Amerika Serikat.

Pelemahan dolar mampu membuka potensi penguatan pada mata uang lainnya, tak terkecuali rupiah.

Dari sisi internal, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan, bahwa Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta meredam dampak meluasnya konflik global.

Loading

error: Content is protected !!