KabarMakassar.com — Politisi PDI Perjuangan Sulawesi Selatan, Mohammad Ramdhan Danny Pomanto, menunjukkan sikap legowo setelah DPP PDIP resmi menetapkan Ridwan Andi Wittiri (ARW) sebagai Ketua DPD PDIP Sulsel.
Danny Pomanto menegaskan bahwa sejak awal dirinya sudah memprediksi ARW bakal kembali memimpin partai banteng di Sulsel, dan apa pun keputusan partai siap ia jalankan.
“Siapa yang bakal jadi ketua? Saya bilang Pak ARW. Dan saya sampaikan ke teman-teman media, apa pun perintah partai saya siap,” ujar Eks Wali Kota Makassar dua periode itu, Senin (24/11).
Meski tidak terpilih, Danny menegaskan bahwa dirinya tetap siap mengisi posisi apa pun dalam struktur kepengurusan. Ia menilai bahwa dipanggil untuk mengikuti fit and proper test saja sudah merupakan kehormatan besar sebagai kader.
“Saya diundang saja fit proper test, sudah kehormatan bagi saya. Diundang saja luar biasa. Soal posisi, apa saja,” ucapnya.
Danny Pomanto menekankan bahwa semangatnya bergabung dan berproses di PDIP bukan soal jabatan, tetapi soal kontribusi.
“Untuk mengisi pikiran-pikiran. Itu poinnya,” singkatnya.
Terkait agenda besar partai menghadapi Pemilu 2029, Danny menyebut bahwa PDIP harus kembali memperkuat suara di akar rumput untuk menambah kursi legislatif. Baginya, kekuatan sebuah partai politik diukur dari kemampuannya meraih kepercayaan pemilih.
“Keunggulan partai itu suara voters. Suara itu bentuknya kursi. Kalau partai ingin lebih baik dan unggul, ya harus lebih baik kursinya,” jelasnya.
Saat ditanya soal peluang penambahan kursi di 2029, Danny optimistis target tersebut bisa dicapai dengan kerja kolektif dan strategi yang tepat. Ia menilai seluruh kader harus turun langsung, memperkuat kedekatan dengan masyarakat, dan menyajikan konten politik yang relevan.
“Baik untuk semua saja. Kalau kisah baik untuk semua, turun ke bawah, sentuh hati, konten-konten yang menarik. Saya yakin ada, kho, penambahan kursi,” tutupnya.













