kabarbursa.com
kabarbursa.com

Makassar Segera Bentuk Timsel, 400 Posisi Kepala Sekolah Masih Kosong

DPRD Nilai Program Unggulan Pemkot Makassar Belum Berdampak Nyata
Kantor Balaikota Makassar. Dok. Nursinta

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan proses seleksi untuk mengisi ratusan jabatan kepala sekolah yang saat ini masih kosong di jenjang SD dan SMP.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, mengatakan terdapat sekitar 345 posisi kepala SD dan 97 kepala SMP yang belum terisi.

“Totalnya sekitar 400-an posisi kepala sekolah yang belum terisi,” ujar Kamelia, Kamis (02/10).

Untuk menuntaskan kekosongan ini, BKPSDM bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar akan membuka assesmen calon kepala sekolah dengan kuota 600 peserta. Proses seleksi dijadwalkan berlangsung di Kantor Regional (Kanreg) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Daya, Kecamatan Biringkanaya, pada pekan depan atau pertengahan Oktober.

Kamelia menjelaskan, salah satu langkah awal adalah pembentukan panitia seleksi (pansel) dan tim seleksi (timsel). Penunjukan nama-nama timsel menunggu arahan Wali Kota Makassar.

“Kami bersama Disdik akan melaporkan terlebih dahulu ke Pak Wali. Beliau yang menentukan siapa saja timselnya,” jelas Kamelia, yang akrab disapa Memi.

Proses seleksi kepala sekolah akan melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, uji kompetensi, hingga wawancara. Hanya calon yang sudah memiliki kartu cakep (calon kepala sekolah) yang diperbolehkan ikut seleksi.

“Yang utama, mereka sudah mengantongi kartu cakep. Kalau tidak ada, maka tidak bisa ikut,” tegas Kamelia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menambahkan bahwa jadwal resmi pendaftaran beserta persyaratan akan segera diumumkan. Ia mengingatkan calon peserta untuk menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan agar proses administrasi berjalan lancar.

“Kami tekankan, tahapan pertama adalah memenuhi persyaratan administrasi. Jika dokumen lengkap, calon peserta tidak akan terkendala di tahap awal,” ujar Achi.

Kamelia berharap dengan adanya timsel dan pansel yang kompeten, proses seleksi dapat berjalan transparan dan semua posisi kepala sekolah bisa segera terisi, menggantikan jabatan yang selama ini dipegang pelaksana tugas (Plt).

“Dengan assesmen ini, target kami semua posisi kepala sekolah terisi penuh dan kepemimpinan sekolah semakin berkualitas,” tambahnya.

Pemkot Makassar menegaskan, pembentukan timsel menjadi langkah strategis untuk memastikan proses seleksi berjalan profesional, objektif, dan bebas dari intervensi, sehingga jabatan kepala sekolah dapat diisi oleh kandidat yang benar-benar kompeten.

Loading

error: Content is protected !!