kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Marak Unjuk Rasa, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Kampanye Anti Anarkisme Lewat Spanduk

Marak Unjuk Rasa, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Kampanye Anti Anarkisme Lewat Spanduk
Spanduk kampanye anti anarkisme yang dipasang Ditlantas Polda Sulbar (Dok : ist).

KabarMakassar.com — Berbagai upaya terus dilakukan berbagai pihak untuk menjaga kedamaian daerah, seperti yang dilakukan Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar mengambil langkah proaktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memasang spanduk himbauan anti-anarkisme di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Mamuju, Senin (01/09).

Inisiatif ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan aksi-aksi damai dan konstruktif dalam menyampaikan aspirasi, demi mendukung kelancaran pembangunan di wilayah Sulbar.

Spanduk tersebut dipasang di titik-titik keramaian dan pusat aktivitas masyarakat, seperti di Simpang Lima Kali Mamuju, Depan Gedung DPRD Kabupaten Mamuju, Simpang Tiga Lampu Merah Kodim, Depan Hotel Maleo, Pertigaan Jalan Nelayan Arteri, Depan Mako Polresta Mamuju dan Depan Kantor Bupati Mamuju.

Dirlantas Polda Sulbar, Kombes Pol Wahid Kurniawan menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya spanduk-spanduk ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Aksi anarkisme hanya akan merugikan diri sendiri dan menghambat pembangunan daerah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Wahid Kurniawan mengatakan kebebasan berpendapat dijamin oleh undang-undang, namun harus dilakukan dengan cara yang bertanggung jawab dan tidak melanggar hukum.

“Menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara, tetapi jangan sampai merusak fasilitas umum, mengganggu ketertiban atau bahkan melakukan tindakan kekerasan. Mari kita salurkan aspirasi dengan cara yang santun dan bermartabat,” imbuhnya.

Pemasangan spanduk ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak yang menilai bahwa langkah ini sangat tepat untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghindari segala bentuk provokasi yang dapat memicu konflik.

Dengan adanya kampanye anti-anarkisme ini, diharapkan masyarakat Sulbar semakin Solid dan bersatu dalam membangun daerah yang aman, nyaman dan sejahtera.

error: Content is protected !!