kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Simbol Kerukunan, Kemenag Sulsel Buka Turnamen Tenis Meja Lintas Agama

Simbol Kerukunan, Kemenag Sulsel Buka Turnamen Tenis Meja Lintas Agama
Turnamen Tenis Meja Lintas Agama Kemenag Sulsel (Dok : Ist).

KabarMakassar.com — Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar Turnamen Tenis Meja Lintas Agama di Aula Kanwil Kemenag Sulsel pada Selasa (19/08).

Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid mengatakan turnamen ini bukan soal juara, melainkan tentang mempererat silaturahmi dan persaudaraan.

“Support dalam merajut kerukunan di Sulsel ini luar biasa. Bukan soal siapa juaranya, tapi tentang silaturahmi, tentang satu rasa dan satu kemanusiaan untuk semuanya. Melalui kegiatan ini, kita ingin memperkuat nilai kebangsaan sekaligus menyambut HUT RI ke-80 dengan semangat persaudaraan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa silaturahmi yang terjalin dalam turnamen ini merupakan bagian dari ukhuwah wathaniyah, persaudaraan antar sesama manusia.

“Mudah-mudahan ukhuwah insaniyah kita terus berjalan dengan baik, dan kegiatan ini menjadi salah satu jalan kita menjalin kerukunan bersama,” sebutnya.

Ketua FKUB Sulsel, Prof. Muammar Bakry menyebut turnamen ini merupakan langkah inspiratif dalam mempererat persaudaraan lintas iman.

“Kegiatan ini luar biasa, baru pertama kali diadakan di dunia. Turnamen tenis meja lintas agama ini sangatlah inspiratif untuk kita kemas lebih besar lagi. Dari meja tenis ini, mari kita lanjutkan ke ‘meja-meja’ berikutnya dalam membangun kebersamaan manusia dari berbagai latar belakang,” ujarnya.

Diketahui, turnamen ilintas agama ini adalah yang pertama digelar dengan diikuti 25 tim dengan total 50 peserta.

Para peserta berasal dari MUI Sulsel, PGIW Sulselbara, Keuskupan Agung Makassar, PHDI Sulsel, Walubi Sulsel, Permabudhi Sulsel, Matakin Sulsel, Bidang Urais Sulsel, Bimas Buddha Kemenag Sulsel, Bimas Konghucu, Balai Diklat Keagamaan Makassar, FKUB Provinsi Sulsel, FKUB Kabupaten/Kota (Gowa, Wajo, Maros, Bulukumba, Barru, Pangkep), IPARI Sulsel, Pokja Pengawas Pendidikan Agama Provinsi Sulsel, KKG dan MGMP Pendidikan Agama Sulsel dan Pemuda Lintas Agama (PELITA) FKUB Sulsel.

Para peserta terdiri dari 22 tim putra dan 3 tim putri, menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa.

Turnamen tenis meja lintas agama ini diharapkan berkelanjutan, tidak hanya mencetak prestasi olahraga, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kekeluargaan masyarakat Sulsel.

Loading

error: Content is protected !!