kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pemkab Jeneponto Perkuat Implementasi 5 Pilar GDPK dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Jeneponto Perkuat Implementasi 5 Pilar GDPK dalam Pembangunan Daerah
Pemkab Jeneponto saat melaksanakan kegiatan Pendampingan Pemanfaatan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Berbasis Lima Pilar, bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati (Dok : Ist).
KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, melaksanakan kegiatan Pendampingan Pemanfaatan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Berbasis Lima Pilar, bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati pada Kamis (26/06).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Mustakbirin, dan dihadiri oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Jeneponto, sebagai bagian dari upaya percepatan integrasi kebijakan pembangunan kependudukan di seluruh sektor pemerintahan.
Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) merupakan kerangka kebijakan strategis jangka panjang yang bertujuan mengarahkan pembangunan kependudukan melalui lima pilar utama, yaitu:
1.Penduduk Tumbuh Seimbang
2.Peningkatan Kualitas Penduduk
3.Pembangunan Keluarga
4.Pengendalian Kuantitas Penduduk
5.Penataan Persebaran dan Mobilitas PendudukDalam sambutannya, Mustakbirin menyampaikan bahwa GDPK adalah fondasi penting dalam perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kebijakan kependudukan bukan semata-mata soal jumlah, tetapi bagaimana kita mengelola pertumbuhan dan distribusinya secara berkelanjutan. Ini membutuhkan komitmen dan sinergi dari seluruh perangkat daerah,” ungkap Mustakbirin.
Kegiatan pendampingan ini juga menjadi ajang penguatan pemahaman seluruh OPD dalam mengintegrasikan GDPK ke dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD, Renstra, dan RKPD, serta sebagai bagian dari evaluasi dan pemutakhiran data kependudukan.
Seluruh kepala perangkat daerah yang hadir menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi lima pilar GDPK di Jeneponto, serta siap melakukan koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan isu-isu strategis kependudukan, seperti bonus demografi, ketimpangan wilayah, dan peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).
Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap dapat memperkuat arah pembangunan yang lebih terukur, inklusif, dan berbasis kependudukan sebagai investasi masa depan.
error: Content is protected !!