KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di level Rp16.377 pada perdagangan Selasa (24/06). Melansir data Bloomberg pukul 10.05 WITA, rupiah dibuka menguat 0,70 persen ke Rp16.377 per dolar. Sementara indeks dolar AS melemah 0,18 persen ke 98,24.
Berdasarkan Reuters, usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara Israel dan Iran maka posisi dolar AS pun melemah.
Hal tersebut menjadi angin segar bagi pasar dan memicu reli pada aset berisiko di pasar global.
Trump menyatakan jika Israel dan Iran bersepakat melakukan gencatan senjata toal serta menyeluruh untuk mengakhiri konflik bersenjata yang sudah berlangsung lebih dari sepekan.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memproyeksikan, nilai tukar rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS pada hari ini.
“Berpotensi menguat oleh harapan perdamaian di Timur Tengah setelah Trump menyatakan bahwa Israel dan Iran sepakat untuk gencatan senjata,” ucapnya.
Namun, walau Trump mengungkapkan jika Israel-Iran bersepakat melakukan gencatan senjata. Pihak Iran menampik hal tersebut.
Lukman turut menyebut jika dolar AS melemah karena pernyataan dovish pejabat the Fed Michelle Bowman tentang peluang penurunan suku bunga acuan.
Sementara itu, pada hari ini mata uang rupiah terhadap dolar AS berpotensi untuk menguat di kisaran antara Rp16.300 sampai dengan Rp16.450.













