kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Tanah Bergerak di Tana Toraja, BPBD Sulsel Lakukan Evakuasi dan Kirim Bantuan Darurat

Tanah Bergerak di Tana Toraja, BPBD Sulsel Lakukan Evakuasi dan Kirim Bantuan Darurat
Bencana alam yang terjadi di Tana Toraja menyebabkan rumah warga rusak parah (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Bencana alam berupa tanah bergerak kembali melanda Sulawesi Selatan (Sulsel). Kali ini, daerah yang terdampak adalah Dusun Bena’, Lembang Rano, Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja.

Peristiwa ini terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Sabtu malam (31/05) sekitar pukul 21.00 WITA.

Dampaknya, sebanyak lima rumah warga dan satu gedung TK mengalami kerusakan parah.

Kondisi pun kian memburuk pada Minggu pagi (01/06) sekitar pukul 06.00 WITA. Retakan-retakan di tanah semakin membesar dan menyebabkan ambruknya dinding belakang rumah warga.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulsel, Amson Padolo menyampaikan, langkah penanganan darurat segera dilakukan oleh pihaknya.

“Sejak kejadian kami langsung berkoordinasi dengan BPBD Tana Toraja. Kami juga telah meminta agar dilakukan evakuasi terhadap warga yang berada di zona rawan terdampak,” ucap Amson pada Selasa (03/06).

Ia menyatakan, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Balai Geologi Pusat sejak beberapa waktu lalu.

Mengingat, fenomena tanah bergerak di wilayah tersebut kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur.

BPBD Sulsel menegaskan, selain evakuasi, bantuan logistik turut dikirimkan ke lokasi pengungsian guna memenuhi kebutuhan dasar para warga terdampak.

“Beberapa waktu lalu kami sudah minta tim dari Balai Geologi untuk meneliti kondisi tanah di sana,” terangnya.

“Ini bukan kejadian pertama, dan kami ingin mengetahui penyebab serta potensi ancamannya secara ilmiah,” lanjutnya.

BPBD Sulsel tak hentinya mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan, terkhususnya di wilayah yang rawan akan pergerakan tanah.

Penguatan mitigasi pemerintah daerah turut diingatkan, untuk meminimalisir risiko bencana serupa di masa yang akan datang.

error: Content is protected !!