Ilustrasi Tata ruang wilayah. [pekanbaru.aji.co.id]

Makassar– DPRD Kota Makassar menggelar sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang‎ Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Makassar 2015-2034, di Hotel Asyra Makasar. Kamis, 20 April 2017.

Dihadiri oleh Ketua REI Sulsel, M Arief Mone, anggota DPRD Kota Makassar, Susuman Halim dan Kabid Tata Ruang Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar, Darwis Herman.

Susuman Halim (Sugali) mengatakan Perda tersebut telah disahkan tahun 2015 lalu untuk mengatur soal zonasi pengembangan setiap kawasan, untuk keteraturan ruang dan wilayah di Kota Makassar.

Baca Juga:  Sisi Curam Ibukota Provinsi Sulsel

Pihaknya kata Sugali akan terus berupaya agar Perda tersebut dapat disosialisasikan ke masyarakat.

“Saya kira kita akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat Kota Makassar agar mereka bisa paham tentang Perda yang kita buat,”kata Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar tersebut.

Menurut Sugali Perda tersebut mengatur keseimbangan agar tercipta kota yang nyaman. Saat ini, pihaknya tengah menggodok perampungan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai bagian tindak lanjut dari perda sebelum implementasi.

“Nantinya, kita akan mendorong satu kawasan untuk jadi pilot project,” jelasnya.

Baca Juga:  Ingin Kesetaraan Pendidikan, Mahasiswa Ini Mengajar di Lakkang

Sementata itu, Ketua Rei Sulsel, Arief Mone, mengatakan ruang di Kota makassar semakin hari semakin sumpek akibat pertumbuhan penduduk semakin padat.

“Olehnya, kebutuhan ruang akan semakin bertambah‎, makanya perlu ada regulasi yang jelas,” pungkasnya.

Penulis : Mad
Editor : Marwah

LEAVE A REPLY