KabarMakassar.com — Puluhan wartawan dari berbagai media meningkatkan profesionalitas dan kualitas kerja dengan
mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) di Swiss-Belhotel Makassar pada Rabu (22/10).
Agenda UKW LPDS yang digelar selama tiga hari, mulai tanggal 22 sampai dengan 24 Oktober tersebut merupakan hasil kerjasama dengan PT Pegadaian.
Bukan hanya dari Makassar, para peserta UKW LPDS juga datang dari berbagai daerah di Sulawesi, seperti Kendari, Toraja, juga Soppeng.
Direktur Eksekutif LPDS, Kristanto Hartadi dan Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar, Ngadenan hadir langsung pada acara tersebut.
Hadir pula secara daring, Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto untuk memberi sambutan sekaligus membuka UKW LPDS.
Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Pegadaian atas dukungan yang telah diberikan untuk pelaksanaan UKW. Mengingat saat ini, instansi yang acuh pada kualitas pers masih terbilang sedikit.
“Semoga uji kompetensi wartawan bisa kita laksanakan dengan baik. Dan yang paling penting diharapkan agar kegiatan UKW ini mampu memberi manfaat yang besar bagi kita serta menjadi pilar demokrasi untuk kita semua,” ujar Totok.
Direktur Eksekutif LPDS, Kristanto Hartadi mengungkapkan pelaksanaan UKW yang dilakukan saat ini merupakan langkah untuk menciptakan pers berkualitas.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Kanwil Pegadaian yang memberi sponsor pada kegiatan ini. Terkhususnya karena pihak Pegadaian terus memberi dukungan,” paparnya.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Makassar, Ngadenan menuturkan jika dukungan yang telah diberikan Pegadaian kepada UKW merupakan suatu sinergi yang positif.
“Sinergi antara kami dan teman pers diharapkan dapat menjadi semakin baik,” tandasnya.
Untuk diketahui, UKW LPDS juga membekali para peserta dengan materi berkualitas seperti Memahami dan Menerapkan Bahasa Indonesia Jurnalistik oleh Kristanto Hartadi dan Epistemologi yang Menginspirasi Karya Jurnalistik yang dibawakan A.A. Ariwibowo.
Tak hanya itu, Lestantya R. Baskoro turut membeberkan bagaimana Kode Etik Jurnalistik: Penerapannya pada Investigative Reporting dan Penggunaan AI, Lahyanto Nadie membawakan Menulis Feature dan Opini yang Menarik hingga Priyambodo RH yang mengulik materi terkait Menjadi Wartawan Kompeten.













