KabarMakassar.com — Polri melakukan mutasi dan rotasi jabatan ratusan personal baik perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati).
Dimana salah satunya, Irjen Andi Rian Djajadi ditunjuk menjadi Kapolda Sulawesi Selatan menggantikan Irjen Pol Setyo Budi Moempoeni Harso. Sebelumnya, Andi Rian menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) hingga perwira menengah (pamen).
Jabatan Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) turut terkena mutasi. Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri dengan nomor: ST/2750/XII/KEP/2023.
Kapolda Sulsel yang semula dijabat Irjen Setyo Boedi Moempoen Harso digantikan oleh Irjen Andi Rian R Djajadi. Irjen Andi Rian sebelumnya bertugas sebagai Kapolda Kalimantan Selatan yang kini dijabat Irjen Winarto.
Sedangkan Irjen Setyo Boedi dipercaya sebagai Analis Kebijakan Utama Brigade Brigade Mobil Korp Brimob Polri.
Berikut profil Andi Rian:
Andi Rian Ryacudu Djajadi atau yang lebih akrab disapa Andi Rian Djajadi ini adalah putra Makasar yang lahir pada 25 Agustus 1968.
Andi adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 14 Oktober 2022 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
Andi Rian Djajadi merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Perwira tinggi polisi dengan pangkat bintang dua ini pernah bersekolah di SMA Negeri 1 Kota Makassar sebelum melanjutkan studi di Akpol.
Andi mengawali karir kepolisian sebagai Pamapta Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan pada 1992.
Sebagai lulusan Akpol, Andi pernah memegang banyak jabatan mentereng, antara lain Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kapolres Tebingtinggi, Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara.
Selain itu, dengan kemampuannya di bidang reserse, ia pernah ditarik menjadi Wadirtipidum Bareskrim Polri dan kemudian menjadi Dirkrimum Polda Sumut.
Pada 2020, ia ditarik kembali ke Mabes Polri dan ditunjuk sebagai Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri.
Setelah kembali ke Mabes Polri, kariernya melejit dan pernah menduduki jabatan sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri.
Belakangan, namanya juga melambung saat mengawal kasus Ferdy Sambo dan ditunjuk memimpin tim penyidik khusus Bareskrim Polri untuk menangani kasus Ferdy Sambo.
Sebelumnya, Andi dipromosikan sebagai pengganti Ferdy Sambo. Sejak 17 November 2020, Andi Rian menggantikan Ferdy Sambo yang kala itu masih berpangkat Brigjen dan mendapat promosi menjadi Kepala Divisi Propam Polri.
Ia juga ikut menangani kasus penembakan terhadap enam anggota laskar Front Pembela Islam atau yang lebih dikenal dengan kasus KM 50, pada Minggu, 13 Desember 2020 silam.














