kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Prof Fadjry Usulkan Peningkatan Program MBG Bagi Anak-Anak di Seluruh Sulsel

Prof Fadjry Usulkan Peningkatan Program MBG Bagi Anak-Anak di Seluruh Sulsel
Peninjauan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kota Makassar oleh Pj Gubernur Sulsel, Prof Fadjry Djfury (Dok: Ist)
banner 468x60

KabarMakassar.com — Usai melakukan peninjauan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di sejumlah daerah yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel) seperti Palopo, Makassar, Luwu, Luwu Utara, Barru, Jeneponto, Bulukumba, dan Takalar. Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Prof Fadjry Djufry kembali meninjau pelaksanaan program MBG di Kota Makassar.

Pada kesempatana tersebut, Prof Fadjry Djufry mengunjungi SD Cendrawasih dan SMP Negeri 1 Makassar, Jumat (14/02).

Pemprov Sulsel

Ia sangat mengapresiasi pelaksanaan MBG di SD Cendrawasih dan SMP Negeri 1 Makassar. Terlebih, para siswa sangat antusias menikmati makanan yang diberikan.

“Kita sangat mengapresiasi hal ini, karena pada saat pemberian tadi, alhamdulillah anak-anak sangat antusias,” ucap Prof Fadjry Djufry di halaman SMP Negeri 1 Makassar.

Ia menyatakan terdapat beberapa sekolah yang mungkin tidak mendapatkan pembagian makanan bergizi gratis ini. Tetapi, pihaknya akan mengusulkan ke Badan Gizi Nasional agar hal tersebut dapat menjadi atensi.

“Kita juga nanti akan mengusulkan kepada Badan Gizi Nasional agar keterwakilan anak-anak kita di berbagai tempat menjadi atensi bersama,” tukasnya.

Terkait dengan adanya anak yang alergi terhadap telur atau makanan tertentu lainnya, Prof Fadjry Djufry mengatakan, sebelum pembagian makanan bergizi gratis ini telah dilakukan identifikasi terlebih dahulu.

“Sebelum makanan dibagikan, sudah diidentifikasi lebih dulu siapa-siapa saja yang tidak makan telur, udang, dan sebagainya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pemberian makanan bergizi gratis di SD Cendrawasih ini telah berjalan selama sebulan.

Sebelumnya diberitakan, peninjauan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilakukan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Fadjry Djufry.

Kali ini, daerah yang dikunjungi usai Kabupaten Bulukumba adalah Kabupaten Takalar. Tercatat, sebanyak 8 daerah telah ditinjau untuk memastikan program MBG berjalan lancar di Sulsel.

Program MBG yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tersebut telah dilaksanakan serentak pada bulan Januari lalu.

Selama menjabat, Prof Fadjry Djufry melakukan kunjungan kerja di sejumlah daerah dan berkomitmen menyukseskan program MBG di Sulsel. Daerah yang telah ditinjau langsung diantaranya Makassar, Palopo, Luwu, Luwu Utara, Barru, Jeneponto, Bulukumba, dan baru-baru ini di Takalar.

“Sudah saya cek di delapan kabupaten dan program Makan Bergizi Gratis ini berjalan dengan baik,” ujar Prof Fadjry Djufry di SDN 126 Parappunganta, Takalar, Selasa (04/02).

Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Republik Indonesia tersebut berharap dukungan dari pemerintah kabupaten kota se Sulsel untuk menganggarkan di APBD masing-masing.

Selain itu, diharapkan pula, program Makan Bergizi Gratis dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dapat terlaksana di semua daerah yang ada di Indonesia.

“Memang kita harapkan dukungan dari bupati dan wali kota untuk mengalokasikan anggaran untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Ini juga arahan Bapak Presiden dan diharapkan diterapkan di seluruh kabupaten dan kota di seluruh Indonesia,” bebernya.

“Mudah-mudahan bukan hanya anggaran APBN dan APBD tetapi dukungan privat sektor melalui dana CSR untuk mendukung program ini,” tambahnya.

Bertandang ke SDN 126 Parappunganta, Takalar, Prof Fadjry Djufry turut memberikan semangat kepada para murid untuk menikmati makan bergizi yang disajikan, termasuk menu berupa sayur yang diberikan.

“Makanannya enak dan bergizi, porsinya cukup, semua saya suka,” kata Amora, salah seorang siswa saat ditanya oleh Pj Gubernur Sulsel.

Sementara itu, Pj Bupati Takalar, Muhammad Hasbi, mengatakan, di daerah yang dipimpinnya terdapat kurang lebih 7.000 siswa yang akan diberikan MBG.

harvardsciencereview.com