kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Gelar Griya Idulfitri 1446 H, Istana Kepresidenan Jakarta Dipadati Warga

Gelar Griya Idulfitri 1446 H, Istana Kepresidenan Jakarta Dipadati Warga
Presiden Prabowo Subianto saat bertemu masyarakat di Istana Negara (Dok : Int).
banner 468x60

KabarMakassar.com — Ribuan warga dari berbagai daerah memadati Istana Kepresidenan Jakarta dalam acara gelar griya Idulfitri 1446 Hijriah yang diselenggarakan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (31/03).

Sejak pagi, antrean panjang terlihat di sekitar kompleks Istana, mencerminkan antusiasme masyarakat untuk bersilaturahmi langsung dengan Kepala Negara.

Dalam suasana penuh kehangatan, Presiden Prabowo menyambut warga dengan ramah, menyalami satu per satu, dan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri. Momen ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan kedekatan dengan pemimpinnya.

Salah satu warga yang hadir, Tarni dari Wonogiri, tak kuasa menahan haru saat bertemu langsung dengan Presiden. Ia mengaku mendapatkan informasi dari televisi yang mendorongnya datang ke Jakarta untuk merayakan Idulfitri di Istana.

“Pak Prabowo itu dekat sama rakyat, senang banget saya. Sangking senangnya, air mata saya sampai keluar karena beliau tidak pandang bulu, tetap peduli dengan rakyat kecil,” ungkap Tarni.

Harapan agar Presiden terus memperhatikan masyarakat kecil juga disampaikan Tarni.

“Mudah-mudahan Pak Prabowo sehat terus, maju terus, dan selalu ingat dengan rakyat kecil,” tambahnya.

Senada dengan Tarni, Hendri, warga Jakarta, merasa bersyukur dapat mengikuti gelar griya ini. Setelah menunaikan salat Idulfitri di Masjid Istiqlal, ia dan keluarganya menuju Istana untuk merayakan momen istimewa ini.

“Alhamdulillah, kami sekeluarga senang bisa berkumpul dengan warga lainnya dan berharap dapat bertemu langsung dengan Pak Prabowo,” ujar Hendri.

Gelar griya ini juga terbuka bagi penyandang disabilitas. Imam, salah satu peserta, mengungkapkan kegembiraannya karena memiliki kesempatan yang sama untuk bertemu Presiden.

“Alhamdulillah, dengan senang hati kami, penyandang disabilitas, bisa berkumpul bersama Bapak Presiden dan para menterinya,” ucap Imam.

Tradisi gelar griya ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena mencerminkan kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.

Selain kesempatan bersilaturahmi, warga juga menerima bingkisan lebaran dan suvenir. Lebih dari 5.000 paket bingkisan dibagikan, berisi bahan makanan seperti mi instan, teh celup, susu, dan gula, sementara tas suvenir berisi payung, handuk, tumbler, dan kue kering.

Sejak pagi, masyarakat yang datang tampak menikmati suasana, berbincang, dan berbagi cerita. Usai bersilaturahmi dengan Presiden, mereka dengan senyum bahagia menerima bingkisan lebaran. Barisan panjang tetap tertib, sementara petugas memastikan pembagian berjalan lancar.

Tradisi tahunan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan rakyat dalam suasana Idulfitri yang penuh kebersamaan dan makna.