kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Aksi Unjuk Rasa Tolak Tapera Ricuh, Satu Polisi Terluka

Aksi Unjuk Rasa Tolak Taper Ricuh, Satu Polisi Terluka
Kepolisian Bubarkan Mahasiswa Yang Aksi Di Atas Mobil Truk (Dok: Ist)
banner 468x60

KabarMakassar.com — Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesi (KAMRI) di depan universitas Muhammadiyah Makassar berakhir ricuh.

Akibat kejadian tersebut, satu personil kepolisian menjadi korban, sehingga di larikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar.

“Betul. Ada 1 korban anggota polri luka bagian kepalanya dengan 2 jahitan. Sekarang dalam perawatan di Rs Bhayangkara,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Mokhamad Ngajib saat dikonfirmasi, Senin (08/07).

Ngajib mengatakan pihaknya telah mengamankan delapan orang mahasiswa, dan saat ini berada di polrestabes Makassar.

“Dari mahasiswa diamankan 8 orang,” sebut Ngajib

Dari informasi yang diterima, aksi unjuk rasa yang dilakukan KAMRI itu, menolak rencana Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang saat ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat khususnya para pekerja.

Dalam aksinya para mahasiswa menutup full akses Jalan Sultan Alauddin yang menghubungkan antara Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa dan juga membakar sebuah ban, sehingga terjadi kemacetan panjang.

Sementara Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin mengatakan pihak telah melakukan pembubaran karena massa aksi dianggap meresahkan, terutama pada pengguna jalan.

“Iya dibubarkan karena menutup jalan. Ada korban anggota itu sudah di bawah ke RS. saya tidak tau bagaimana kejadian pastinya,” ujar Wahid.

Wahid pun berharap, personil kepolisian yang menjadi korban tidak mengalami luka yang serius sehingga dapat bertugas kembali.

“Mudah-mudahan tidak apa-apa. karena mungkin ada luka. dibawah ke RS Bhayangkara,” tandasnya.