KabarMakassar.com — Sebanyak 63 persen calon jemaah haji di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang masuk daftar jemaah berhak lunas telah melunasi Biaya Perjalanan Haji (Bipih).
Kepala Bidang Penyelenggaran Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail mengatakan data hingga Selasa (25/02) pukul 16:00 WITA, jumlah calon jemaah haji yang telah melunasi Bipih sebanyak 4.230 orang atau sekitar 63 persen.
Sehingga jumlah jemaah yang belum melunasi Bipih sekitar 3.042 orang dari total keseluruhan jemaah yang masuk daftar berhak lunas yakni 7.272 orang.
“Jadi untuk progres pelunasan sampai kemarin jam 16:00 sudah ada 63 persen atau 4.230 jemaah yang sudah lunas,” ungkapnya, Rabu (26/02).
Sebelumnya, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag membuka tahap pelunasan biaya haji bagi jemaah reguler 1446 H/2025 pada Jumat (14/02) lalu.
Diketahui para calon jemaah sejak awal mendaftar haji telah melunasi biaya awal yakni Rp25 juta.
Sementara biaya Bipih untuk Embarkasi Makassar yakni sebesar Rp57.670.921 sehingga para calon jemaah sisa melunasi biaya selisih yakni sekitar Rp32.670,921.
Besaran Bipih jemaah haji ini dipergunakan untuk biaya penerbangan haji, sebagian biaya akomodasi di Makkah, dan sebagian biaya akomodasi di Madinah dan biaya hidup (living cost).
Selanjutnya, setelah pelunasan Bipih telah selesai, maka para calon jemaah haji akan mendapatkan materi manasik haji pasca Lebaran Idul Fitri.
“Manasik Haji Inshaallah habis Lebaran setelah semua lengkap dan selesai daftar kloternya,” sambungnya.
“Adapun manasik yang terbaru nanti akan kami terima dari pusat dan kami sampaikan ke jemaah,” sebutnya.
Calon jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025 mendatang. Para jemaah dijadwalkan berangkat secara bertahap dari embarkasi masing-masing pada 2 Mei 2025.