kabarbursa.com
kabarbursa.com

Harga Bahan Pokok Naik Jelang Ramadan, Pemprov Sulsel Gencarkan Gerakan Pangan Murah!

Harga Bahan Pokok Naik Jelang Ramadan, Pemprov Sulsel Gencarkan Gerakan Pangan Murah!
Sejumlah komoditas yang terdapat di pasar tradisional Makassar (Dok: Nofi KabarMakassar)
banner 468x60

KabarMakassar.com — Mendekati bulan Ramadhan pada Maret mendatang, sejumlah komoditi terkhususnya bahan pokok mengalami kenaikan harga.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Muhammad Arsjad pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di Pelataran Kantor Dinas Ketapang Sulsel.

Pemprov Sulsel

Meskipun sejumlah komoditi mengalami lonjakan harga, pihak Dinas Ketapang terus berupaya untuk membangun komunikasi dengan para pemasok dalam mengatasi permasalahan kenaikan harga tersebut.

“Kita intens komunikasi dengan pemasok. Daerah sentra misalnya cabai di Wajo Jeneponto, bawang merah Enrekang. Kita koordinasi Pemda bagaimana stok ketersediaan kedepan,” ucapnya pada Kamis (27/02).

Kekhawatiran terhadap perubahan cuaca yang sering terjadi di Sulsel turut diungkapkan oleh Arsjad. Ia berharap curah hujan tidak tinggi sehingga tidak menimbulkan banjir.

“Informasi terakhir kita sudah rapat koordinasi untuk 5 zona, berjalan lancar di zona 1 Makassar, 2 Luwu Raya, 3 Wajo Soppeng Bone, 4 Parepare Pinrang Enrekang Barru, 5 Bantaeng Sinjai Bulukumba Selayar Jeneponto,” tukasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, apabila berdasarkan neraca pangan maka stok cukup tersedia. Namun, ia menyebut untuk cabai terdapat kondisi yang berbeda karena mengalami defisit keterbatasan.

“Di Wajo ada kurang lebih 300 hamparan lahan siap panen tergenang. Kita upayakan antisipasi dan mitigasi agar daerah sentra bisa pertahankan produksi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, neraca pangan berisi data yang memuat berbagai informasi terkait ketersediaan pangan. Data-data tersebut terus diperbaharui agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Sebelumnya diberitakan, Gerakan Pangan Murah atau yang dikenal dengan GPM merupakan upaya yang terus digalakkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam menjaga stabilisasi serta pengendalian inflasi di Sulsel.

Menjelang Ramadhan, harga bahan pokok mulai melonjak dari biasanya. Oleh sebab itu, Pemprov Sulsel melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menyelenggarakan GPM selama dua hari untuk menjaga stabilisasi pasokan.

Tidak sendiri, Dinas Ketapang turut didukung oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) Sulsel, Dinas Peternakan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulsel.

Kepala Dinas Ketapang Sulsel, Andi Muhammad Arsjad menyebut jika aktivitas GPM tersebut akan dilaksanakan selama dua hari, yang dimulai sejak hari Kamis (27/02).

Adanya Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) menjadi salah satu pemicu naiknya harga pangan.

“GPM bagian penting untuk lakukan stabilisasi pasokan. Biasanya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, harga cenderung naik. Pantauan panel harga dibandingkan bulan lalu, maka bulan ini merangkak naik,” tukas Arsjad.

Ia mengungkapkan terdapat 20 komoditi pokok strategis yang meningkat dan hanya ada tiga yang mengalami penurunan.

“Kenaikannya signifikan dari 0,4 sampai 15 persen. Diantaranya cabai rawit merah, cabai besar, ikan bandeng, tongkol, cabai merah keriting hingga minyak goreng,” ucapnya.

Arsja menyebut bahwa kenaikan komoditi tersebut telah masuk dalam kategori waspada. Karena itu, ia menyatakan pihaknya akan terus berupaya melakukan stabilisasi melalui kegiatan GPM.

“GPM ini tetap didukung teman Pemprov dan Pemkot. Kami harap kabupaten kota juga melakukan hal yang sama,” kata Arsjad.

Ia berharap, semua kabupaten kota dapat melakukan GPM jelang hari besar keagamaan.

“Sekarang ini kenaikan harga sangat dipengaruhi ketersediaan, permintaan meningkat produksi terbatas ini mendorong kenaikan harga. Ketapang tetap laksanakan program ini sebagai instrumen efektif untuk stabilisasi dan pengendalian inflasi,” pungkasnya.

harvardsciencereview.com
https://inuki.co.id