kabarbursa.com
kabarbursa.com

Bank DBS Indonesia Bantu Nasabah Ambil Peluang Investasi Aman dan Untung

Bank DBS Indonesia Bantu Nasabah Ambil Peluang Investasi Aman dan Untung
Head of Investment & Insurance Product, Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Djoko Soelistyo dan Equities Specialist DBS Group Research, Maynard Arif saat membahas tren dan strategi wealth management Bank DBS Indonesia di Makassar (Dok: Nofi KabarMakassar)
banner 468x60

KabarMakassar.com — Bank DBS Indonesia berkomitmen membantu nasabah dalam mengambil peluang investasi yang aman dan menguntungkan. Identifikasi masalah pun dibutuhkan melalui berbagai riset.

Salah satu risetnya menemukan adanya perubahan kebutuhan akan wealth atau manajemen kekayaan, salah satunya adalah pergeseran definisi wealth pada segmen affluent yang sebelumnya hanya mencakup finansial pribadi saat ini juga mencakup aspek finansial bisnis. Sehingga mitra manajemen kekayaan dituntut untuk memiliki visi dan kapabilitas yang mendukung kedua aspek tersebut.

Pemprov Sulsel

Selain itu, studi Customer Immersion untuk segmen priority dan private banking Bank DBS Indonesia pada 2024 menyoroti dominasi segmen affluent di Indonesia yang meliputi 66 persen pemilik bisnis, diikuti dengan 16 persen karyawan swasta dan 15 persen kalangan profesional.

Temuan lainnya menunjukkan bahwa ketiga segmen ritel, priority, dan private banking ini memiliki kebutuhan bersama dalam mencari mitra yang dapat memberikan panduan dan berdiskusi mengenai peluang investasi dan bisnis, khususnya untuk priority dan private banking.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, Bank DBS Indonesia menghadirkan solusi yang dipersonalisasi sesuai profil masing-masing segmen.

Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Djoko Soelistyo menjelaskan bahwa solusi ini mencakup insight lokal dan regional, jaringan internasional Bank DBS, layanan perbankan bisnis dan investasi (Consumer Banking Group dan Institutional Banking Group), serta insight yang dipertajam oleh Artificial Intelligence.

“Bank DBS Indonesia senantiasa mendorong wealth penetration melalui peningkatan literasi finansial serta memperluas akses produk-produk investasi di dalam ekosistem digibank by DBS bersama mitra non-perbankan di sektor wealth technology. Kemitraan ini akan terus diperluas di 2025 untuk mengakselerasi pertumbuhan wealth di Bank DBSI,” jelasnya, pada Sabtu (03/08).

Sementara itu, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, Melfrida Gultom mengatakan bahwa pihaknya memahami kebutuhan akan wealth yang berbeda bagi tiap segmen, sehingga menyikapinya sejak awal dengan menghadirkan solusi yang berbeda pula agar mereka dapat Be Confident. Be More of You.

Untuk nasabah digibank by DBS, Bank DBS Indonesia mendukung mereka agar cerdik menavigasi masa depan. Untuk segmen DBS Treasures, memperlengkapi mereka dengan instrumen yang diperlukan untuk menaklukkan semua peluang, baik besar maupun kecil.

“Sedangkan untuk segmen DBS Treasures Private Client, Bank DBS Indonesia memberikan berbagai solusi agar nasabah dapat mengokohkan jejak hingga lintas generasi,” ungkapnya.

Dalam mendukung aspirasi nasabah ini, Bank DBS Indonesia menerapkan pendekatan One Bank Solution, sebuah solusi holistik untuk memudahkan nasabah dalam mengakses layanan perbankan secara satu pintu:

1. Insight lokal dan regional, dalam kondisi pasar yang dinamis, Bank DBS Indonesia menangkap
setiap sinyal, sekecil apa pun, dan menjadikannya sebagai peluang dengan dukungan tim ahli regional; Chief Investment Office (CIO) dan dipertajam oleh tim ahli di setiap negara untuk merancang strategi manajemen kekayaan yang dipersonalisasi bagi tiap nasabah.

2. Jaringan internasional Bank DBS, untuk akses dan transaksi perbankan dan gaya hidup.

3. Layanan perbankan bisnis dan investasi, menghubungkan nasabah dengan jaringan Bank DBS
Indonesia untuk mendukung ekspansi bisnis dan pengembangan kekayaan.

4. Insight yang dipertajam Artificial Intelligence berdasarkan data pasar, profil, dan karakteristik perilaku nasabah, analisis sesuai momentum yang selanjutnya dirancang secara khusus bagi setiap nasabah agar dapat mengambil keputusan finansial yang tepat.

Lebih dari itu, Asset under Management (AuM) berorientasi ESG di Asia Pasifik dicanangkan akan bertumbuh lebih dari tiga kali lipat atau mencapai USD3,3 triliun pada tahun 2026 berdasarkan laporan berjudul Asset and Wealth Management Revolution 2022 oleh PwC. Ini menunjukkan bertumbuhnya minat dan kesadaran masyarakat akan investasi yang berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Bank DBS Indonesia turut memperluas ragam akses ke solusi investasi berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menghasilkan potensi return lebih tinggi sekaligus memberikan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan visinya untuk menjadi Best Bank for a Better World.

Masih dalam upayanya untuk mendorong wealth penetration, Bank DBS Indonesia menyelenggarakan rangkaian wealth literacy untuk seluruh segmen, mulai dari kelas edukasi finansial Live & Learn untuk nasabah digibank by DBS, hingga Smart Talk untuk nasabah DBS Treasures dan DBS Treasures Private Client berupa pemaparan outlook terkini dari pakar Bank DBS Indonesia dan regional serta narasumber terkemuka, dan networking untuk membuka peluang baru.

PDAM Makassar