Perusda
Bank SUlsel Bar

Warga Pengungsi Kekurangan Air di Asrama Haji

4 weeks ago Oleh Redaksi
 Warga Pengungsi Kekurangan Air di Asrama Haji
[Foto: Ardiansah / KabarMakassar.com]

KabarMakassar.com -- Sejumlah pengungsi korban bencana Sulteng mengeluhkan kekurangan air bersih dan minuman di lokasi pengungsian Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu, 17 Oktober 2018.

Salah seorang korban pengungsi, Samira (30) warga Palu mengaku kekurangan air, baik untuk mandi dan air minum.

"Kita ini saja mandi satu kali sehari, itupun sudah irit sekali. Terkadang air yang mau dipake untuk minum terpaksa digunakan untuk buang air kecil," keluhnya saat ditemui reporter KabarMakassar.com di lokasi pengungsian di Makassar, Rabu, 17 Oktober 2018.

Air mengalir pada malam hari, lanjutnya itupun cuman satu kali, sedangkan penghuni kamar ada tujuh orang dalam satu kamar. Ini yang terjadi di sejumlah kamar-kamar yang ada di Wisma-7 ini.

Samira menjelaskan sebelumnya air minum tidak dibatasi para pengungsi bisa langsung ambil sendiri dan dibawa ke kamar masing-masing.

Namun sekarang sudah dibatasi, air disimpan di luar kamar, dengan persediaan perhari tiga dos minuman gelas plastik. 

Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan membantah adanya permasalahan air di lokasi pengungsian korban bencana Palu dan Donggala di Sulteng sudah terpenuhi di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu, 17 Oktober 2018.

Kepala Dinas Sosial Sulsel, Andi Ilham Gazaling mengatakan permasalahan air di asrama haji tidak ada masalah. Bahkan, para pengungsi yang berada di beberapa wisma Asrama Haji diberikan satu galon air dan ditambah dengan empat dos air minum.

"Saya rasa itu cukup untuk memenuhi kebutuhannya satu hari," ungkap Ilham Gazaling saat ditemui Reporter KabarMakassar.com di posko pengungsian Asrama Haji Makassar, Rabu, 17 Oktober 2018.

Dia menjelaskan semenjak para korban masuk mengungsi di Asrama Haji kebutuhan mereka sudah terpenuhi terkhusus air dan logistik.

"Selain air dan logistik, disini juga sudah disiapkan banyak posko yakni posko kesehatan, dan posko Logistik," tegasnya. (*)