Perusda
Bank SUlsel Bar

Victor DB Berikan Bantuan Biaya Pemakaman Karmila

on 25/8/18 Oleh Fritz Wongkar
Victor DB Berikan Bantuan Biaya Pemakaman Karmila
Wakil Bupati Victor Datuan Batara bersama Ketua DPRD Wellem Sambolangi melakukan sidak di Puskesmas Bittuang, Jumat 24 Agustus 2018 [Foto: Andarias]

KabarMakassar.com -- Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara yang mendengar kasus ditolaknya Karmila Ratte Tiboyong bocah 4 tahun di Puskesmas Bittuang yang mengakibatkan meninggal dunia, langsung mendatangi rumah duka di Lembang Belau Utara, Kecamatan Masanda, Tana Toraja. Jumat 24 Agustus 2018.

Mewakili pemerintah daerah Tana Toraja, Victor yang datang bersama Ketua DPRD Tana Toraja, Wellem sambolangi memberikan bantuan uang duka serta biaya pemakaman Karmila senilai Rp15 juta. Dimana ia menyerahkan langsung kepada keluarga di rumah duka.

Selain itu permohonan maaf dihanturkan Victor DB atas kejadian ditolaknya pasien yang ingin berobat di Puskesmas Bittuang. 

"Kami atas nama pemerintah daerah Tana Toraja memohon maaf atas apa yang dilakukan Puskesmas Bittuang kepada pasien yang menyebakan kematian anak kami Karmila, semoga ini kejadian tidak akan terulang bagi masyarakat yang ingin berobat dan mendapatkan perawatan"ujar Victor dihadapan para keluarga Almarhum Karmila.

Untuk diketahui sebelumnya jika Karmila merupakan pasien yang berdomisili di Kecamatan Masanda dan ditolak oleh pihak Puskesmas Bittuang karena diluar area perawatan Puskesmas. Hingga penanganan terlambat dan membuat Ibu Herlina yang merupakan ibu dari Karmila memindahkan anaknya di Puskesmas Ulu Salu. Namun tak lama dirawat karena terlalu lelah, akhirnya karmila mengembuskan nafas terakhir.

Sebelum kerumah duka Victor Datuan Batara bersama Ketua DPRD melakukan sidak di Puskesmas Bittuang, ia hanya mendapati 3 orang perawat. Dihadapan para perawat Victor menanyakan Ambulance yang tak sempat difungsikan saat keluarga pasien meminta untuk dihantarkan ke Makale.

"Mobil Ambulance di bawa Sopir kerumahnya pak..Kalau ada pasien baru kami telepon pak"tutur Andriana salahsatu perawat saat ditanyakan oleh Wakil Bupati soal keberadaan ambulance Puskesmas Bittuang.