Perusda
Bank SUlsel Bar

Dituduh Koruptor, Bupati Laporkan Warganya ke Polisi

on 25/8/18 Oleh Fritz Wongkar
Dituduh Koruptor, Bupati Laporkan Warganya ke Polisi
Bupati Takalar Syamsari Kitta membuat laporan kepolisian terkait dengan penghinaan dirinya di Medsos. [Saleh Sibali]

KabarMakassar.com -- Empat orang warga asal Takalar, Sulawesi Selatan dilaporkan ke Kantor Polisi karena dianggap mencemarkan nama baik Bupati Takalar, Syamsari Kitta beberapa waktu lalu. Bersama kuasa hukumnya, Bupati membuat laporan kepolisian Polres takalar pada kamis 23 Agustus 2018 lalu.

Syamsari Kitta mengaku jika dirinya dituduh koruptor oleh empat warganya di media sosial. Dimana keempat pelaku tersebut menamakan diri Aksi Solidaritas 138 dan melakukan aksinya pada 14 Agustus 2018 lalu. 

"Kami akan menindaklanjuti perkara tersebut lantaran tidak wajar dan semena-mena melakukan pemberitaan Hoax dan menuduh langsung dengan kalimat tak wajar"kata kuasa Hukum Bupati Takalar, Hamka Hamzah.

Empat pelaku pencemaran nama baik dan penistaan terhadap bupati diantaranya berinisial, SD, BS, RS dan HY. 

Kuasa Hukum Hamka Hamzah menegaskan jika keempat pelaku pencemaran nama baik Bupati tersebut telah mendiskriminasikan seorang Bupati dan turunkan derajat bupati dengan menuliskan serta kata 'Senyum Bupati Menipu Rakyat',"ujar Hamka Hamzah

Tulisan tersebut tidak itu saat melakukan aksi demonstarasi, beberapa kalimat lainnya muncul dalam spanduk maupun poster yang mereka gunakan saat aksi.

“Dalam pelaporan tersebut, pelaku terancam  dengan UU ITE Pasal 45 ayat 3, Pasal 207 KUHP,”tutup Hamka. [Saleh Sibali]