Perusda
Bank SUlsel Bar

KPU Sulsel Janji Ciptakan Pilkada Terbaik Di Indonesia

on 17/4/18 Oleh Fritz Wongkar
KPU Sulsel Janji Ciptakan Pilkada Terbaik Di Indonesia
Pembekalan Anti Korupsi dan Deklarasi Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKN) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, pada Selasa 17 April 2018

KabarMakassar.com -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Sulsel, Faisal Amir dalam sambutannya pada Pembekalan Anti Korupsi dan Deklarasi Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKN) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, pada Selasa 17 April 2018 yang dihadari oleh Komisioner KPK, Forkopimda dan juga Calon Kepala Daerah (Cakada) yang ada di Sulsel mengatakan bahwa KPUD Sulsel berjanji akan menciptakan Pilkada yang damai dan berintegritas.

Faisal Amir juga mengatakan jika seluruh penyelenggaran pemilu bersikap netral  dan melakukan penyelengaraan Pilkada secara profesional. "Jaminannya harus berintegritas,  termasuk penyelenggara pemilu dan kami bersikaf netral dan secara profesional. Akan berintegritas jika pasangan calon juga berintegritas"kata Faisal Amir dalam sambutannya.

Ia mengatakan jika Pilkada di Sulsel akan dijadikan Pilkada yang terbaik di Indonesia. Dimana saat ini proses berjalan dan masih aman dan damai. "

Pilkada di Sulsel masih berjalan damai. Kalau orang bilang Sulsel Zona merah, kita wujudkan Zona Hijau.  Dan jelas menajadikan Pilkada di Sulsel menjadi Pilkada terbaik di Indonesia"kata Faisal Amir. 

Komisioner KPU Sulsel ini juga mengucapkan terima kasih kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengadakan kegiatan tersebut dan juga meminta kepada seluruh Cakada hadir dalam deklarasi LHKPN di Kantor Gubernur Sulsel.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK RI, Laode Syarif berharap jika semoga Pilkada di Sulsel berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang baik. Ia berharap dari hasil deklarasi LHKPN dan pembekalan anti korupsi bisa bermanfaat dan menciptakan Pilkada damai di Sulsel. 

"Semoga Pilkada Sulsel berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang baik. Kami mengapresiasi yang dilakukan oleh pengawal Forkopimda. Kenapa KPK ini bisa terlibat di Pilkada, dimana diketahui jika KPK hanya penindakan korupsi saja, karena disini kami ada melakukan sosialisasi bagaimana melakukan pencegahan koordinasi supervisi dan monitoring'kata Laode Syarif.