Perusda
Bank SUlsel Bar

Gubernur Sulsel Lantik 1.261 Pejabat Lingkup Pemprov Sulsel

on 29/3/18 Oleh Muhammad Fajar Nur
Gubernur Sulsel Lantik 1.261 Pejabat Lingkup Pemprov Sulsel
Ilustrasi.(Ist)
KabarMakassar.com --- Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) melantik 1.261 pejabat di Gedung Celebes Convention Centre, Rabu, 28 MAret 2018. Pelantikan ini diikuti dengan Pengambilan Sumpah Jabatan, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional dan Kepala UPT Satuan Pendidikan. Dari rilis yang diperoleh, gubernur melantik 1.261 orang pejabat, yang terdiri dari 216 orang pejabat Eselon III, 924 orang pejabat Eselon IV, 8 orang kepala sekolah, satu orang direktur rumah sakit gigi dan mulut, dan 112 orang pejabat fungsional. Gubernur SYL menerangkan, pelantikan ini merupakan bagian dari peraturan sekaligus tugas di akhir masa jabatannya selama 10 tahun memimpin Sulsel. "Aturan yang ada harus dilantik karena ada penyesuaian-penyesuaian struktur yang ada dan sekaligus saya kira ini akhir dari sebuah proses 10 tahunan karena seluruh pejabat dilantik kembali," kata SYL. Acara sumpah terima jabatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala SKPD lingkup Pemprov Sulsel. "Saya cukup merasa pejabat-pejabat saya ini adalah pejabat terbaik yang telah berkontribusi 10 tahun sehingga prestasi kita juga cukup baik," tambahnya. SYL juga memberikan tantangan agar pemerintah mampu menjawab kebutuhan-kebutuhan pemerintah di era yang berkembang. "Mereka harus mampu menjadi aparat yang profesional, berdedikasi tinggi, punya integritas dan punya konsepsi ke depan. Dan saya kira sistem ini sudah jalan. Oleh karena itu, Insya Allah dengan gubernur besok, siapapun, akan bisa membuat Sulsel berjalan lebih baik," harapnya. Ia berterima kasih karena, para pejabat ini berharap agar dilantik oleh gubernur di akhir masa jabatannya. "Kalian yang akan menjadikan Sulsel baik ke depan, yang dilantik adalah pemimpin untuk sembilan juta orang. Kalian nda akan dengar lagi orang marah-marah seperti saya," ucapnya. SYL juga menyampaikan pesan kepada pejabat yang dilantik untuk belajar tidak mengulangi kesalahan dalam bentuk apapun.