Sambal Rambutan, Bagaimana Rasanya?

Sambal Rambutan, Bagaimana Rasanya?

KabarMakassar.com--Buah rambutan adalah buah tropis yang dihasilkan dari tanaman Nephelium lappaceum, termasuk dalam keluarga yang sama dengan kelengkeng, leci dan matoa. Rambutan berasal dari daerah Asia Tenggara, banyak ditanam di Indonesia, Thailand dan Malaysia.

Sebagai buah asli Indonesia, sangat mudah menemukan rambutan saat musim panen. Biasanya buah rambutan dinikmati dengan cara dikupas dan daging buah dimakan begitu saja. Namun, koki di Legen Lounge & Bar menghasilkan kreasi hidangan yang terbilang unik, yaitu Halibut Sambal Rambutan. Ada banyak hal terjadi dalam satu piring ini. Namun, sebagai pemain utama adalah ikan halibut dengan sambal rambutan. Ikan halibut dimasak sederhana saja, hanya ditumis dengan minyak. Menurut Head Chef Legen Lounge & Bar, Mohammad Yasman, menuturkan bahwa ikan halibut yang dipakai berasal dari Chili dengan tekstur lembut dan cenderung tak berlemak.

Sambal rambutan diolah dari cabai, bawang merah, dan bawang putih. Bumbu ini digoreng dan diulek. Setelah itu dimasak dengan rambutan dan santan untuk penambah rasa gurih. Hasilnya adalah rasa kaya dari pedasnya dari cabai, manisnya buah rambutan yang matang, dan gurih santan serta aroma kelapa yang harum. “Rasa manis asam buah, cocok dengan ikan. Kami pilih rambutan binjai karena rasanya lebih manis dan teksturnya lebih padat,” ungkap Chef Yasman.

Memang terbilang aneh jika rambutan ingin dijadikan sambal akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu inovasii dan sambal rambutan jika ingin rasanya asam manis tinggal diberi jeruk purut kecil, tetapi alangkah baiknya jika memilih buah rambutan yang masih masam.

[Nur Fadhilah Sophyan/Berbagai Sumber]

 

Penulis :

Editor :